Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mega Proyek Pusat Perikanan di Bali Barat Dipastikan Berlanjut

Muhammad Basir • Kamis, 11 Januari 2024 | 02:26 WIB

TANGKAPAN MELIMPAH: Ikan hasil tangkapan nelayan yang dikumpulkan di Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Perikanan Nusantara (TPI PPN) Pengambengan.
TANGKAPAN MELIMPAH: Ikan hasil tangkapan nelayan yang dikumpulkan di Tempat Pelelangan Ikan Pelabuhan Perikanan Nusantara (TPI PPN) Pengambengan.

RadarBuleleng.id - Rencana pembangunan pelabuhan pusat perikanan bertaraf internasional di Pengambengan, Kecamatan Negara akan berlanjut. Konon anggaran yang disiapkan menyentuh angka Rp 891 miliar.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, pembangunan pelabuhan perikanan bertaraf internasional tersebut sudah dianggarkan dan persiapkan untuk mulai pembangunan. Termasuk proses analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

“Pasti lanjut pembangunannya, tinggal tunggu waktu saja memulai pembangunan,” kata Tamba kemarin (10/1).

Tamba mengklaim telah berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurutnya kementerian memastikan rencana pembangunan tetap lanjut. Tamba bilang pembangunan akan dilakukan paling lambat pada bulan April mendatang.

Pembangunan pelabuhan perikanan tersebut, salah satu dukungan dari pemerintah pusat untuk Jembrana.

Sehingga sektor perikanan di Jembrana meningkat dari segi kualitas dan kuantitasnya. Ujungnya, bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi.

Keberadaan pelabuhan perikanan bertaraf internasional juga diyakini berdampak pada pendapatan daerah.

Karena ikan hasil tangkapan juga akan meningkat kualitasnya. Bukan hanya ikan lemuru, ikan kualitas ekspor seperti tuna juga akan dilelang melalui pelabuhan tersebut.

Pelabuhan perikanan yang baru, diklaim mampu menyerap hingga 55.000 tenaga kerja.

Produksi ikan yang awalnya hanya 12 ribu ton akan meningkat mencapai 80 ribu ton dengan nilai produksi Rp 3,2 triliun. (*)

Editor : Eka Prasetya
#jembrana #pelabuhan #pelabuhan perikanan #pelabuhan perikanan internasional #pengambengan