Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mesin Mendadak Mati di Jalan Menanjak, Bus Pariwisata Picu Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Denpasar-Singaraja

Juliadi Radar Bali • Kamis, 18 Januari 2024 | 02:00 WIB
Kondisi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Singaraja tepatnya di Banjar Taman Tanda, Desa, Batunya, Baturiti, Tabanan.
Kondisi bus pariwisata yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Singaraja tepatnya di Banjar Taman Tanda, Desa, Batunya, Baturiti, Tabanan.

radarbuleleng.id-Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Singaraja tepatnya di Banjar Taman Tanda, Desa, Batunya, Baturiti, Tabanan, Rabu (17/1).

Bus pariwisata bernopol DK 7035 AI tiba-tiba tidak kuat menanjak pada sebuah jalan tikungan. Peristiwa itu menyebabkan bus mundur dan menabrak kendaraan yang sedang berjalan di belakangnya. Kecelakaan itu memicu kemacetan panjang.

Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Adrian Rizki Ramadhan membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kecelakaan bus pariwisata yang dikemudikan oleh Harsono, 47, terjadi sekitar pukul 08.15 wita pada kilometer 46,1.

Kejadian berawal bus pariwisata yang mengangkut sebanyak 24 orang penumpang datang dari arah selatan (Denpasar) menuju arah utara wilayah Bedugul, Baturiti.

Memasuki jalan tanjakan tikungan tajam ke kiri, seketika mesin bus mati di tengah jalan, mengakibatkan kendaraan bus mundur dan menabrak kendaraan Toyota Avanza bernopol DK 1889 BH yang ada di belakangnya.

Selanjutnya saat bersamaan datang kendaraan Daihatsu Ayla DK 1207 DP yang berada di posisi belakang dengan kecepatan tinggi, karena tidak bisa menghindar sehingga menabrak kendaraan Toyota Avanza.

Tak hanya itu sebuah bus DK 1207 FB juga yang datang dari arah selatan juga tidak bisa menghindar, kemudian menabrak kendaraan Alya yang sebelumnya telah alami kecelakaan.

“Beruntung saat kecelakaan beruntun terjadi sejumlah penumpang dan sopir bus selamat. Namun empat kendaraan yang terlibat kecelakaan picu kemacetan di jalur itu,” ungkap AKP Adrian.

Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan dilakukan evakuasi sementara di pinggir jalan, agar lalu lintas tersebut bisa digunakan.

Dari hasil pemeriksaan sopir dan penyelidikan di Lapangan. Penyebab kecelakaan beruntun.

“Murni disebabkan oleh kerusakan mesin pada bus yang mati ditengah jalan saat menanjak,” jelasnya.  

Disisi lain kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk masuk Banjar Dinas Bantas Tengah Kaja Desa Bantas, Selemadeg  Timur Tabanan. Dimana dua kendaraan sepeda motor terlibat kecelakaan.

Akibat peristiwa itu kedua pengendara motor alami luka serius dan dirawat di RSUD Tabanan.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar 08.20 wita. Dimana sebelum kejadian  pengendara sepeda motor Honda Scoopy DK 3274 GBC yang dikemudikan I Kadek Agus Astika, 23, datang dari selatan jalan.

Pengendara motor asal Desa Bantas, Selemadeg Timur malah memotong jalur utara jalan dengan tujuan arah Denpasar.

Dalam waktu bersamaan dari arah yang berlawanan datang sepeda motor Honda Scoopy DK 2635 GBJ yang dikendarai oleh I Wayan Ardiana, 36, dengan kecepatan tinggi.

Lantaran jarak terlalu dekat dan tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan di sebelah selatan as badan jalan.

“Kecelakaan dua pengendara motor, disebabkan oleh pengendara motor yang potong jalur tanpa melihat situasi lalu lintas dan kendaraan lain,” kata AKP Adrian.

Ia menambahkan akibat peristiwa itu pengendara motor I Kadek Agus Astika harus menjalani perawatan di RSUD Tabanan. Karena mengalami luka robek pada kepala, luka pada tangan kanan dan hidung.

“Sementara itu I Wayan Ardiana alami luka pendarahan pada hidung, bengkak pipi kiri, luka pada pergelangan tangan kanan,” pungkasnya. ***

 

Editor : Donny Tabelak
#Baturiti #bus pariwisata kecelakaan #Polres Tabanan #kecelakaan