Asap pekat berbau tidak sedap masih muncul dari tumpukan sampah TPA dan menyebar di sekitarnya. Tidak hanya berbau, asap pekat berwarna abu-abu itu juga menyebabkan mata warga yang terkena menjadi perih.
Kalaksa BPBD Klungkung, Putu Widiada, Rabu (21/2) mengungkapkan, asap pekat yang muncul dari tumpukan sampah TPA Sente sangat mengganggu proses pemadaman.
Di mana asap tersebut membuat mata stafnya mengalami perih hingga tidak kuat lagi melakukan pemadaman sekitar pukul 14.30.
“Giat penanganan asap di TPA Sente sampai pukul 14.30. Karena tim tidak kuat dengan hembusan asap yang begitu tebal membuat mata perih dan sesak nafas,” ungkapnya.
Putu Widiada menambahkan, jika asap tebal berada di tengah TPA dan samping selatan. Oleh karena itu, penanganan asap di TPA harus dilakukan secara maksimal. “Asapnya tidak sampai ke pemukiman warga,” katanya.
Hanya saja mulai hari ini, TRC BPBD tidak bisa ikut penanganan karena harus melakukan mitigasi beberapa pohon atas permintaan warga.
“Lantaran pohon telah membahayakan bangunan milik masyarakat,” ujarnya. ***
Editor : Donny Tabelak