RadarBuleleng.id - Menjelang hari raya Galungan, lalu lalang kendaraan angkutan barang yang masuk ke Bali mengalami peningkatan tajam.
Angkutan barang itu berasal dari Pulau Jawa. Angkutan tersebut itu mengangkut berbagai keperluan yang terkait dengan hari raya.
Keperluan yang terkait dengan hari raya itu kebanyakan berupa janur. Ada juga buah-buahan, utamanya pisang yang datang dari Jawa. Selain itu ada juga sayur mayur.
Berdasarkan data dari Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk, dalam sehari rata-rata ada 27 unit mobil pikap hingga truk yang membawa kebutuhan hari raya.
Berdasarkan catatan dari petugas di Jembatan Timbang Cekik, seluruh kendaraan itu menuju ke Denpasar. Sebanyak 17 unit kendaraan mengangkut buah, sementara 10 unit kendaraan mengangkut janur.
"Jumlah kendaraan dalam seminggu ini, angkutan janur dan buah lebih tinggi dari hari biasa," ujar Koordinator UPPKB Cekik, I Made Ardana saat dikonfirmasi Jumat (23/2/2024).
Menurutnya pada hari-hari biasa sebenarnya kendaraan yang mengangkut janur ke Bali, hanya sebanyak 2 unit per harinya.
Namun kini jelang hari raya Galungan, jumlahnya naik 5 kali lipat menjadi 10 unit kendaraan.
Pengiriman berasal dari Banyuwangi, Jember, hingga Malang di Provinsi Jawa Timur.
Peningkatan ini, karena untuk kebutuhan untuk hari raya Galungan dan Kuningan pekan depan.
Dalam beberapa hari mendatang, diprediksi jumlah pengiriman janur akan semakin banyak lagi.
Bukan hanya buah dan janur, diprediksi akan ada kendaraan yang mengangkut perlengkapan penjor, hingga bunga yang akan datang ke Bali. (*)
Editor : Eka Prasetya