radarbuleleng.id-Sebanyak tiga orang remaja terseret ombak di Pantai Saba, Gianyar. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/5).
Dua dari korban tersebut ditemukan tewas. Sementara satu lainnya selamat.
Dari informasi yang dihimpun, tiga orang remaja tersebut berasal dari Desa Bonyoh, Kecamatan Kintamani, Bangli.
Awalnya mereka bermain bola di tepi pantai. Namun mereka malah terjebak dan terseret ombak pantai Saba.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba menjelaskan, tiga korban tersebut yakni I Nyoman Hendra Pranata, I Made Marik ,16, dan Aditya ,15.
Korban yang selamat adalah I Nyoman Hendra Pranata. Sedangkan dua lainnya ditemukan tak bernyawa.
Jasad I Made Marik Adiputra, 16, ditemukan mengambang sekitar 200 meter di sebelah barat dari lokasi awal pada Senin (6/5) sekitar pukul 06.40 WITA.
Sedangkan korban Kadek Aditya Putra ditemukan pada sore harinya oleh Tim SAR bersama Satpolair Polres Gianyar, BPBD Gianyar pada Senin (6/5) sekitar pukul 15.15 WITA.
Jasadnya ditemukan setelah tim evakuasi menerbangkan drone untuk memantau kondisi korban dari atas.
Hingga akhirnya drone melihat adanya obyek tubuh manusia mengambang di tengah laut.
Petugas langsung bergegas mengevakuasi. Ternyata itu adalah jasad Kadek Aditya.
"Keluarga membenarkan bahwa jasad Korban merupakan keluarga yang terseret arus yakni Kadek Aditya Apriana," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke kampung halamannya menggunakan mobil ambulance.
Sementara itu, I Nyoman Keneh, 55, paman dari Kadek Aditya menjelaskan bahwa keponakannya bersama korban lainnya pergi ke pantai Saba Gianyar untuk bermain layangan.
Usai bermain layangan, mereka juga sempat bermain bola. Namun, saat matahari mulai tenggelam mereka mulai berenang hingga akhirnya ombak besar menggulung tiga korban tersebut. ***
Editor : Donny Tabelak