radarbuleleng.id- Menjelang hari raya Idul Adha, pedagang sapi di Karangasem, Bali mengalami kebanjiran pembelian. Permintaan hewan kurban sapi mengalami peningkatan.
Seperti diungkapkan salah seorang pedagang sapi asal Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Rahmat Hidayat.
Kata dia, peningkatan permintaan sapi mulai terjadi sejak tiga minggu belakangan. "Itu ada yang hanya tanya-tanya. Tapi ada juga yang langsug jadi," tuturnya ditemui Rabu kemarin (29/5).
Rahmat Hidayat mengaku, ia menjual sapi-sapi tersebut dengan berat yang variatif. Antara 200 sampai 400 kilogram ke atas.
Ia menjual di harga Rp 50 ribu perkilogram daging hidup. Namun sebagian besar, konsumen yang membeli memilih membeli utuh.
"Mau kiloan ditimbang juga ada. Tapi kebanyakan langsung utuh langsung tawar menawar waktu melihat sapi," bebernya.
Untuk saat ini, pembelian hewan kurban sapi datang dari beberapa daerah di Bali. Seperti Karangasem, Denpasar hingga Klungkung.
Sementara untuk pembelian luar Bali, ia memilih untuk menjual kepada distributor dengan sistem hitungan kiloan sesuai berat sapi.
Disinggung perbandingan penjualan antara Idul Adha tahun lalu dengan tahun ini, Rahmat Hidayat mengaku belum bisa memastikan.
Mengingat, biasanya puncak pembelian sapi baru akan terlihat dua minggu sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.
"Kalau yang sudah beli itu biasanya masih ditaruh di saya dulu. Nanti kalau h-1 Idul Adha baru akan dikirim ke lokasi tujuan," tandasnya. ***
Editor : Donny Tabelak