RadarBuleleng.id - Seorang seniman kriya asal Bali Barat menghasilkan sebuah karya inspiratif.
Seniman itu menghasilkan karya berupa sepeda motor vespa yang eksteriornya terbuat dari kayu jati.
Hasilnya, bukan sekadar pajangan. Sepeda motor tersebut benar-benar bisa difungsikan sebagaimana sepeda motor pada umumnya.
Kendaraan itu dipamerkan pada ajang Bali Jagadhita yang digelar di The Meru Sanur, Denpasar Selatan.
Baca Juga: UMKM dan Seniman Buleleng Didorong Urus Hak Kekayaan Intelektual
Sepeda motor Vespa Bajaj 1976 itu merupakan buah karya dari I Putu Edit Andi Pratama, seorang seniman kriya kayu asal Desa Medewi, Jembrana.
Andi memilih menggunakan kayu jati karena kayu itu berkualitas tinggi dan tahan lama. Selain itu lewat kayu jati dia juga menumpahkan karya ukir, sehingga menambah kesan estetik.
Saat ini vespa tersebut dipajang di The Meru Sanur untuk dipamerkan. Vespa itu juga dilego bagi mereka yang berminat.
Ide pengerjaan vespa itu bermula saat Andi Pratama menonton sebuah acara talkshow di televisi. Saat itu dia melihat sebuah kreasi sepeda motor kayu.
Andi Pratama kemudian mencoba membuatnya sendiri. Berbekal pengetahuan sebagai tukang kayu, pria lulusan STM itu mulai mengumpulkan bahan, terutama kayu jati yang akan dipakai.
"Awalnya bikin jam tangan kayu saja. Namun, di kebun ada kayu jati yang nggak dipakai dan di rumah ada Vespa. Akhirnya dia coba," ungkap Suci Yasmita Dewi yang juga istri dari Andi Pratama.
Baca Juga: Rembuk Seniman: Muncul Ide Bentuk Paguyuban Seniman Buleleng
Perlu waktu selama 2 tahun untuk mengerjakan vespa tersebut, sehingga akhirnya benar-benar layak dipajang dan digunakan.
Vespa itu sebenarnya dilego. Sejauh ini sudah ada yang menawar pada harga Rp 80 juta. Namun mereka belum melepasnya.
Pasangan suami istri ini berharap bisa menjual vespa tersebut seharga Rp 150 juta, mengingat kondisinya yang sangat layak dikoleksi.
"Kami tawarkan di angka 150 juta. Karena biaya produksi sekitar di 60 sampai 70 juta. Bahan baku nggak banyak, tapi waktu dan idenya itu yang nggak ternilai," ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya