Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wow! Menara Turyapada di Buleleng Akan Dilengkapi dengan Kecerdasan Buatan

Eka Prasetya • Senin, 17 Juni 2024 | 02:05 WIB
PROYEK PRESTIUS: Proses pembangunan Menara Turyapada yang terletak di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng
PROYEK PRESTIUS: Proses pembangunan Menara Turyapada yang terletak di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng

RadarBuleleng.id - Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali menjadi proyek prestisius pada masa pemerintahan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Proyek itu konon masih akan berlanjut pada tahun ini maupun pada tahun 2025 mendatang.

Menara yang terletak di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu, juga akan dilengkapi dengan artificial intelligence atau kecerdasan buatan dalam proses operasionalnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfos) Bali, I Gede Pramana, sebagaimana dikutip dari ANTARA.

“Kami akan gunakan AI untuk mengatur Turyapada Tower itu, bagaimana kunjungan wisatawannya, memberikan informasi, dan kondisi jalan sekitarnya agar tidak menumpuk di sana,” kata Pramana di Denpasar.

Pramana berharap dengan menggunakan bantuan teknologi baru, ada penyebaran wisatawan di destinasi sekitar Turyapada Tower.

Terkait anggarannya, Pemprov Bali menyiapkan dana khusus. Menurutnya kecerdasan buatan sudah menjadi sebuah kebutuhan. sebab jika tidak dilakukan maka Bali akan tertinggal jauh.

Pramana menyebut proses pengerjaan menara setinggi 146 meter itu sudah mencapai 98 persen.

Saat ini Pemprov Bali sedang melakukan proses-proses uji coba terhadap proyek pemancar tersebut.

Setelah itu menghubungkan dengan jaringan siaran televisi dan menyelesaikan sejumlah bangunan pendukung.

Rencananya Turyapada Tower akan dijadikan daya tarik wisata dan pertumbuhan ekonomi melalui wahana edukasi berupa planetarium, laboratorium pendidikan, skywalk, restoran putar, jembatan kaca, museum komunikasi dan fasilitas glamping.

“Sekarang tinggal jembatan kaca karena memang memerlukan ketelitian yang benar dan ornamen-ornamen bali. Itu yang masih berat kami kerjakan mudah-mudahan cuaca tidak mengganggu, doakan tanggal 4 Juli bisa selesai semua,” ujar Pramana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #kecerdasan buatan #turyapada #buleleng #ai