radarbuleleng.id - Warga Lingkungan/Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Bali resah.
Ini karena di sudut Jalan Samplangan-Jalan Puseh berlubang dengan diameter kurang lebih 1 meter. Lubang yang dibiarkan selama lima bulan itu telah memakan lima korban.
Kepala lingkungan Samplangan, Wayan Gede Redana menyatakan lima korban itu ialah dirinya sendiri.
“Saya tanggal 16 Juni naik motor bonceng ibu kandung dan anak saya. Saya fokus dengar suara nguing-nguing sampai lupa ada lubang,” ujar Redana, Rabu kemarin (26/6).
Dirinya menderita luka lecet di lengan kiri. Kemudian ibundanya mengalami luka robek di kaki kanan pada bagian tulang kering.
“Sampai sekarang ibu saya susah untuk jalan,” keluhnya.
Kemudian, anaknya mengalami luka lecet pada pelipis wajah. “Motor jelas rusak,” ujarnya.
Korban lainnya ialah kendaraan niaga yang mengangkut dagangan.
“Sopir tidak lihat, jadi roda terperosok. Tapi itu bisa ditangani,” jelasnya.
Kaling ingin agar lubang itu tidak abadi. “Selaku Kaling saya sudah koordinasi dengan Lurah, pak Camat dan dari PUPR. Katanya Kamis (hari ini, Red) diperbaiki. Mudah-mudahan benar diperbaiki,” harapnya.
Saat ini, sebagai antisipasi, lubang itu hanya diberikan rambu saja.
“Ini perlu penanganan instansi, tidak bisa asal diuruk. Karena di bawahnya ada aliran air,” ungkapnya.
Apalagi sebentar lagi, akan ada karya piodalan di Pura Sekar Pule. Sehingga warga akan banyak lalu lalang di jalur itu.
Terkait keluhan masyarakat, jalur itu menjadi wewenang provinsi. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pendataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Bali, Nusakti Yasa Weda membenarkan.
“Penangananya mulai besok (Kamis ini, Red). Kami sudah sampaikan rencana ini ke Pak Camat,” janjinya, kemarin. ***
Editor : Donny Tabelak