Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Heboh! Anjing Rabies Tiba-tiba Mengamuk, Serang 10 Warga di Tiga Banjar Sekaligus

Muhammad Basir • Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:30 WIB
Vaksinasi anjing di Desa Batuagung, pasca terjadi gigitan anjing rabies.
Vaksinasi anjing di Desa Batuagung, pasca terjadi gigitan anjing rabies.

radarbuleleng.id - Satu ekor anjing yang diduga rabies mengamuk. Sebanyak 10 orang warga menjadi korban gigitan di tiga banjar Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Luasnya jangkauan anjing yang diduga rabies ini, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana langsung melakukan vaksinasi emergency anjing di sekitar lokasi terjadi gigitan.

Kasus gigitan satu ekor anjing terhadap 10 orang ini, merupakan kasus gigitan anjing terbanyak. Bahkan salah satu korban digigit di wajah atau lokasi resiko tinggi, sehingga harus mendapat penanganan instensif.

Korban anak yang masih berusia 7 tahun, itu harus mendapat jahitan luka di bibir hingga dalam mulut bawah 5 jahitan dan tangan kanan 12 jahitan.

Sedangkan sembilan orang lainnya, rata-rata digigit pada bagian tangan, kaki dan pinggang.

Kepala Puskesmas I Jembrana Ni Ketut Ayu Wardiani menjelaskan, korban gigitan sebanyak 10 orang.

Satu orang korban anak berusia 7 tahun mengalami luka ringan pada bibir dan tangan, sudah mendapat tindakan medis di puskesmas, serta mendapat suntikan SAR dan VAR, karena mendapat gigitan di lokasi risiko tinggi.

"Sembilan orang mendapat penanganan di IGD RSU Negara, mendapat suntikan VAR dan penanganan luka," ujarnya, Jumat (19/7).

Kepala Bidang Keswan-Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Widarsa menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari warga bahwa ada anjing yang menggigit warga Kamis (18/7) sore.

Total warga yang digigit sementara sebanyak 10 orang. "Mudah-mudahan tidak ada korban lagi," jelasnya.

Karena itu, pihaknya melakukan respon terkait dengan laporan anjing liar yang menggigit warga di tiga banjar Desa Batuagung dengan melakukan vaksinasi emergency pada anjing atau hewan penular rabies lainnya di sekitar lokasi gigitan.

Karena dari infomasi, anjing yang menggigit warga di tiga banjar yang berbeda. Pihaknya menargetkan vaksinasi di Desa Batuagung ini sebesar 80 persen dari total estimasi populasi hewan penular rabies.

"Nantinya akan kami kembangkan lagi vaksinasi ke seluruh banjar di Desa Batuagung," ujarnya.

Sedangkan anjing yang menggigit, sudah dieliminasi sendiri oleh warga. Anjing yang menggigit 10 orang warga dipastikan anjing yang sama.

Sampel anjing sudah diambil dan dikirim laboratorium BBVet Denpasar. Dengan jumlah korban yang cukup banyak, diduga sudah tertular rabies. ***

Editor : Donny Tabelak
#gigitan anjing #anjing rabies #dinkes jembrana #rabies