radarbuleleng.id - Seorang nenek lanjut usia melakukan bunuh diri di rumahnya di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Senin (22/7) kemarin.
Lansia 74 tahun berinisial SKM ini diduga nekat gantung diri karena depresi karena penyakit menahun yang tidak kunjung sembuh.
Bahkan sebelumnya ia sudah tiga kali melakukan upaya bunuh diri, namun bisa diselamatkan.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Dewa Gede Artana menjelaskan, peristiwa bunuh diri pada Senin (22/7) sore lalu.
Kejadian ini diketahui pertama oleh cucunya yang melihat neneknya sudah dalam keadaan tergantung di kusen jendela kamar menggunakan kain berwarna ungu.
”Korban mengikat tali ke kusen jendela untuk bunuh diri,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dari keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan paru-paru.
Korban yang sudah mengalami depresi ini bahkan sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri dan berhasil diselamatkan.
Kapolsek menegaskan, dari hasil pemeriksaan tim identifikasi dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sehingga disimpulkan, koban mati memang karena bunuh diri.
”Dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan mengikhlaskan atas kematian korban,” pungkasnya. ***
Editor : Donny Tabelak