BADUNG, radarbuleleng.id- Si jago merah meluluhlantakan gedung Panti Asuhan. Kejadian berlangsung menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Panti Asuhan bernama Wisma Anak-anak Harapan di Jalan Anom, Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung.
Kebakaran berlangsung Sabtu (3/8) sekitar pukul 12.00. Kuat dugaan, penyebab kebakaran lantaran korsleting arus pendek listrik.
"Kebakaran itu terjadi saat momen persiapan ulang tahun panti tersebut yang memasuki usia setengah abad," ungkap Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma Prakasa, Sabtu (3/8).
Diejalaskan, peristiwa ini diketahui pertama kali oleh salah satu anak panti inisial AZDA, 16, saat sedang makan siang di depan lorong kamarnya sekitar pukul 12.00.
Dijelaskan, posisi kamar anak tersebut berada di belakang ruangan sumber api. AZDA melihat kabel hitam yang menempel di triplek berisi tiga lubang colokan (stop kontak) mengeluarkan asap.
"Colokan itu berada tepat di depan lorong kamar perempuan. Tiba-tiba muncul api dan seketika membesar," ucapnya.
AZDA bergegas mengambil sebuah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan menyemprotkan ke sumber api.
Sayangnya APAR pertama habis, kabel hitam tersebut masih mengeluarkan asap dan nyala api. Anak itu pun mengambil satu APAR lagi untuk memadamkan percikan tersebut sambil teriak kebakaran.
Walaupun demikian, usaha tersebut tak membuahkan hasil dan api dengan cepat menyebar.
AZDA yang tak menyerah lantas mencari air PDAM yang ditampung menggunakan ember untuk mematikan api, hanya saja api semakin meluas.
Karena berbagai upaya tidak berhasil, anak tersebut lari keluar untuk menyelamatkan diri.
Sementara itu, menurut Pengurus Panti Asuhan Fitri Suarini, 40, sebelum kejadian, dia bersama anak-anak panti sedang melaksanakan kegiatan dalam rangka persiapan acara ulang tahun panti asuhan ke 50 tahun.
Kala anak-anak asrama sedang istirahat makan siang sekitar pukul 12.20, dilihat asap keluar dari ruangan Ketua Panti Asuhan.
Saat pintu dibuka, terlihat api sudah membesar dan mulai merambat ke kamar anak-anak.
Pengurus panti menyebutkan di dalam ruangan Ketua Panti ada dua showcase dan dua Freezer untuk menyimpan es krim.
Kemudian, warga sekitar memanggil Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung. Tak berselang lama, sembilan unit mobil pemadam dikerahkan ke TKP.
Setelah berjibaku cukup lama, amukan si jago merah akhirnya dapat dimatikan seluruhnya sekitar pukul 14.30.
"Nihil korban jiwa dalam musibah ini," tambahnya.
Hanya saja kebakaran sudah menghanguskan bangunan Panti Asuhan beserta isinya. Rinciannya, aula dengan luas 12 x 22 meter, kantor dengan luas 7 x 12 meter.
Selain itu, lima unit kamar laki - laki beserta kamar mandi dalam dengan luas 5 x 3 meter, satu unit kamar laki - laki beserta kamar mandi dalam dengan luas 6 x 5 meter.
Lali lima unit kamar perempuan beserta kamar mandi dalam dengan luas 5 x 3 meter. Ada juga satu unit dapur dengan luas 4 x 3 meter.
Pihaknya belum bisa ditafsirkan berapa total nilai kerugian yang dialami pihak Panti.
Adapun hasil pemeriksaan dari Tim Identifikasi Polres Badung, ditemukan terminal kabel colokan hangus terbakar yang berada antara kantor dengan gudang peralatan, dua Freezer dan dua showcase hangus terbakar.
"Kuat dugaan, arus pendek listrik," tutupnya. ***
Editor : Donny Tabelak