Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mengenal Sosok Diah Pradnya Maharani, Anggota DPRD Bali Termuda. Dari Model jadi Politisi, Akui Ada Privilege Orang Tua

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 4 September 2024 - 05:53 WIB

 

ANGGOTA DEWAN TERMUDA: Putu Diah Pradnya Maharani alias Gek Diah (tengah) setelah dilantik sebagai anggota DPRD Bali periode 2024-2029.
ANGGOTA DEWAN TERMUDA: Putu Diah Pradnya Maharani alias Gek Diah (tengah) setelah dilantik sebagai anggota DPRD Bali periode 2024-2029.

RadarBuleleng.id - Sebanyak 55 anggota DPRD Bali, resmi dilantik pada Senin (2/9/2024). Mereka dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bali.

Dari 55 orang anggota DPRD Bali itu, ada salah seorang yang mencuri perhatian. Dia adalah Putu Diah Pradnya Maharani alias Gek Diah.

Gek Diah menjadi pusat perhatian, karena dia menjadi anggota DPRD Bali termuda. Kini usianya baru menginjak 22 tahun.

Pada Pemilu 2024 lalu, dia maju sebagai calon anggota DPRD Bali lewat PDI Perjuangan. Dia bertarung pada Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Gianyar.

Perolehan suaranya signifikan. Mencapai 133.868 suara. Perolehan suara tertinggi di DPRD Bali.

Ketika usianya masih cukup belia, Gek Diah sudah berkecimpung di berbagai organisasi. Diantaranya di HIPMI Gianyar, dan organisasi Barista Gianyar. 

Wanita kelahiran 30 Oktober 2002 silam tersebut merupakan seorang barista yang telah bersertifikasi. Selain itu, Gek Diah juga seorang model. 

Nama Gek Diah cukup dikenal di dunia politik. Dia lahir dari pasangan I Made Mahayastra alias Agus Mahayastra dan Ida Ayu Surya Adnyani.

Ayahnya sangat dikenal di dunia politik. Maklum, Agus Mahayastra merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar. Dia juga Bupati Gianyar periode 2018-2023.

Gek Diah mengaku orang tuanya sangat berperan mendukung langkah dirinya untuk terjun ke dunia politik. 

Ia mengklaim tidak ada paksaan untuk menjadi politisi. Melainkan murni ingin wakil rakyat karena ia punya kecintaan di bidang sosial dan wirausaha. 

”Orang tua saya sangat bersyukur sekali karena mereka tidak memaksakan apapun, dan selalu mendukung saya dalam segi apapun itu mulai dari di sekolah, saya ikut Olimpiade. sampai sekarang masuk ke politik mereka sangat sportif sekali,” katanya.

Gek Diah juga mengaku keberhasilannya menembus Gedung DPRD Bali tidak lepas dari keterlibatan sang ayah.

”Saya tidak memungkiri  tentu ada privilege di sana (ayahnya). Tapi saya ingin menggunakan benar dengan baik. Saya bersyukur sekali bisa cukup umur dan juga sudah  lulus juga kuliah Jadi bisa full mengabdi untuk masyarakat Bali,” tutur Gek Diah. 

Lebih lanjut Gek Diah mengatakan, dirinya masih perlu belajar pada politisi lain. Terutama yang sudah lebih dulu duduk di DPRD Bali.

Ia berharap bisa memfasilitasi suara kaum muda, serta suara masyarakat yang termarjinalkan.

“Saya juga banyak sekali menemui masyarakat-masyarakat khususnya yang disabilitas, dan juga teman-teman barista serta anak-anak lembaga pelatih kerja (LPK),” katanya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #gianyar #diah #dprd bali #gek diah