RadarBuleleng.id - Polisi kini mulai menelisik indikasi adanya penyimpangan dalam proyek pembangunan bale pewaregan di Pura Melanting Desa Adat Kembang Merta, Tabanan.
Polisi mencium ada yang tidak beres dalam proyek tersebut. Sebab tak kunjung usai meski sudah berbulan-bulan dikerjakan.
Semestinya proyek itu tuntas pada Februari lalu. Namun hingga pertengahan September, proyek belum juga tuntas.
Baca Juga: Hibah Bansos Belum Cair, Dewan Berang, Diduga Ada Kepentingan Politis
Anehnya lagi, kontraktor proyek masih mengerjakan pembangunan bale pewaregan tersebut. Padahal semestinya sudah kena sanksi pemutusan kontrak.
Mirisnya lagi, saat proses pengerjaan berlangsung, bale pewaregan itu roboh disapu angin. Sehingga polisi mencium indikasi bila proyek tidak sesuai spesifikasi teknis.
Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Moh. Taufik Effendi mengatakan Unit Tipikor Polres Tabanan sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan awal.
“Sementara kami masih melaksanakan penyelidikan terkait proses pengerjaan proyek,” ungkapnya, Senin (16/9/2024).
Hal yang saya juga diungkapkan oleh Kapolres Tabanan, AKBP Citra Candra Kesuma. Ia menegaskan pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan di lapangan.
“Kami masih mengumpulkan fakta-fakta secara menyeluruh. Sedang kami gali,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Bares Berbagi: Giri Prasta Gelontorkan Hibah Rp 11,93 Miliar ke Buleleng
Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan bale pewaregan di Pura Melanting Desa Adat Kembang Merta, Kecamatan Baturiti, menjadi perbincangan publik.
Proyek itu semestinya tuntas pada Februari lalu. Namun hingga 6 bulan setelahnya, proyek belum juga selesai. Bahkan masih setengah jadi.
Parahnya lagi, bangunan bale pewaregan itu sempat ambruk karena diguyur hujan lebat dan disapu angin kencang.
Pembangunan bale pewaregan itu diketahui dikerjakan oleh PT. Jineng Jaya Properti. Pembangunan dibiayai hibah BKK Pemkab Badung tahun 2023 dengan anggaran Rp 4,5 miliar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya