radarbuleleng.id- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di tengah kawasan hutan Cekik, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Senin (7/10).
Kecelakan antara mobil pikap dan truk itu menyebabkan satu orang tewas dengan luka cukup serius pada bagian kepala.
Kecelakan melibatkan mobil pikap L300 dengan nomor polisi P 8509 VJ yang dikemudikan Hadi, 23, asal Banyuwangi dengan truk N 8259 UR yang dikemudikan Jumari, 54, asal Probolinggo.
Kecelakan terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, tepatnya depan Pura Segara Rupek kilometer 120-121.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Komang Mulyadi menjelaskan, kecelakaan bermula dari mobil pikap yang datang dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, tiba - tiba pikap mengarah ke kanan hingga melaju di jalur berlawanan.
"Sopir pikap diduga mengantuk sehingga laju pikap mengarah ke kanan,” ujarnya.
Pada saat pikap melaju ke arah kanan, datang truk N 8259 UR dari arah berlawanan atau arah Gilimanuk menuju Denpasar, sehingga kecelakaan tidak dapat terhindarkan.
Pikap menyenggol bagian kanan truk dan terpental ke kiri hingga keluar dari badan jalan.
Mobil pikap mengalami ringsek pada bagian depan hingga kabin dan ban depan pecah.
”Truk mengalami penyok bumper kanan bagian depan dan ban kanan bagian belakang robek, pengemudi juga selamat," jelasnya.
Kapolsek menjelaskan, kecelakaan tersebut ditangani unit kecelakaan lalu lintas Satlantas Polres Jembrana. ”Kecelakaan masih diselidiki, ditangani Satlantas Polres,” tandasnya.
Korban meninggal dibawa ke RSU Negara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari pemeriksaan dokter RSU Negara, pasien meninggal korban kecelakaan atas nama Hadi, mengalami multipel trauma.
”Korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal," ungkap Direktur RSU Negara Ni Putu Eka Indrawati.
Korban meninggal mengalami luka serius dengan darah keluar dari lubang hidung dan kedua telinga, keluar darah dari mulut, patah pada tulang dahi, tulang tengkorak kepala bagian kanan, patah tulang rahang bawah, patah tulang lengan atas kanan dan kiri, tulang rusuk depan kanan dan patah tulang kaki kiri.
”Korban meninggal, sopir pikap. Jenazah sudah dibawa pulang keluarganya," ujarnya.***
Editor : Donny Tabelak