Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Gedung Futsal Bernilai Miliaran Rupiah di Lembongan Tak Terurus, Begini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:05 WIB
Kondisi bangunan gedung futsal di Desa Lembongan tampak rusak tak terurus. Padahal, pembangunan habiskan biaya Rp 2,4 miliar.
Kondisi bangunan gedung futsal di Desa Lembongan tampak rusak tak terurus. Padahal, pembangunan habiskan biaya Rp 2,4 miliar.

radarbuleleng.id- Kondisi bangunan gedung futsal di Desa Lembongan, tepatnya di kawasan destinasi wisata Devil Tears sangat memprihatinkan.

Gedung yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar lebih di tahun 2019 itu tampak atapnya telah banyak yang lepas dan mengalami korosi pada kerangka bajanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Ketut Sujana saat dikonfirmasi menjelaskan aset bangunan gedung futsal tersebut merupakan milik Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung.

Sementara untuk lahan merupakan milik Pemprov Bali. Gedung itu hingga saat ini dikelola dan dirawat oleh KONI Kabupaten Klungkung.

”Sampai saat ini, KONI Klungkung masih menaruh petugas di situ (gedung futsal, Red),” terangnya.

Terkait kondisi gedung futsal yang demikian, dikatakannya gedung tersebut memang jarang dimanfaatkan.

Mulanya fasilitas itu dibangun untuk menciptakan wisata berbasis olahraga, namun ternyata kurang diminati.

Atas kondisi itu, rencananya dia dan KONI Klungkung akan menghadap ke Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika untuk membahas keberlanjutan gedung tersebut.

Sebab dia melihat akan sia-sia jika gedung tersebut diperbaiki. Mengingat posisinya yang dekat pantai sehingga mudah mengalami korosi.

”Kalau mau diperbaiki, sebaiknya menggunakan kayu karena dekat dengan pantai,” katanya.

Mengingat gedung tersebut merupakan aset yang mesti diperbaiki, dia berencana mengusulkan agar gedung tersebut dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan, tidak hanya kegiatan futsal.

Gelaran musik atau pertunjukkan seni lainnya. Sehingga gedung tersebut bisa terus dimanfaatkan.

”Pengelolaannya juga sebaiknya diberikan ke desa. Sehingga bida digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas oleh desa. Karena kurang efektif bila kami yang mengelola,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#dinas pendidikan #Desa Lembongan #koni klungkung #pemkab klungkung #futsal