radarbuleleng.id- Kebakaran lereng Gunung Agung terus meluas. Selain kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Agung, Munduk, Pengubengan, Desa Besakih.
Kini, kebakaran makin meluas sampai di hutan lindung munduk Pengalusan, Desa Ban, Kecamatan Kubu.
Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa dikonfirmasi Jumat (18/10) kemarin mengatakan, dengan meluasnya lahan yang terbakar di lereng Gunung Agung tersebut, pihaknya bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan sebaran titik api yang melahap sebagian besar ilalang dan pohon kering.
” Kami melakukan pemantauan di Pura Pengubengan,” katanya.
Dari hasil pemantauan, titik api saat ini tidak terlihat namun diperkirakan masih ada sisa bara api dan jauh dari pemukiman warga.
Apabila nantinya sebaran api meluas hingga mendekati pemukiman dan pura, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
”Kalau sementara ini titik api masih jauh dari pemukiman warga,” tuturnya.
Arimbawa mengatakan, selain kebakaran di wilayah Barat lereng Gunung Agung, kembaran lahan juga terjadi di hutan lindung di wilayah Penulisan, Desa Ban, Kecamatan Kubu.
Namun karena medan yang sulit serta terhalang sungai kering yang lebar dan terjal, pihaknya belum bisa melakukan pemadaman.
”Kami hanya melakukan pemantauan dari sebelah barat Tukad Galung,” terang Arimbawa.
Dia menambahkan, berdasarkan data terbaru, luas kebakaran hutan lindung wilayah Pengubengan, Desa Besakih, bertambah menjadi 120 hektar.
Kemudian luas area yang terbakar lahan di Pengalusan, Dasa Ban sebanyak 25 hektar.
Jenis tumbuhan yang terbakar sebagian besar merupakan pohon cemara, seming, dan semak belukar.
”Jadi, saat ini luas total keseluruhan area yang terbakar hutan lindung Gunung Agung menjadi 145 hektar,” tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak