radarbuleleng.id- Pelajar bernama Akira Ayman, 16, siswa SMA IT Sejahtera Sumedang, Jawa Barat yang terseret ombak saat berwisata di Pantai Kelingking, Kecamatan Nusa Penida, ditemukan Kamis (31/10) sekitar pukul 09.40.
Sayangnya, siswa itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar 200 meter dari bibir Pantai Kelingking.
Tim rescue unit siaga SAR Nusa Penida, Gede Suastra, melakukan pencarian pada Kamis (31/10) pencarian hari kedua yang dimulai sekitar pukul 06.15 akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ayman arah barat dari lokasi kejadian atau sekitar 200 meter dari bibir Pantai Kelingking.
”Saat ditemukan korban tidak mengenakan pakaian dan langsung dilakukan proses evakuasi,” terangnya.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga, I Wayan Suwena menambahkan, jenazah Ayman kemudian dievakuasi menuju RS Gema Santi menggunakan ambulans Klinik Nusa Medika.
Sementara pihak keluarga sudah mengkonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan memang benar merupakan Ayman.
” Saya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian. Saya juga menyampaikan rasa duka cita terhadap keluarga korban atas kejadian ini, semoga kejadian ini tidak terjadi kembali,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa itu bermula ketika Ayman bersama rombongan siswa SMA IT Sejahtera Sumedang berwisata ke Nusa Penida dalam agenda study tour ke Bali.
Pantai Kelingking menjadi tujuan wisata pertama para siswa setibanya di Nusa Penida.
Sebanyak 19 siswa dari total 48 siswa memilih turun ke bibir Pantia Kelingking.
Setibanya di bibir pantai, Ayman langsung bermain air. Tiba-tiba datang ombak besar menerjang tubuh Ayman. Melihat kejadian tersebut, rekan Ayman berusaha melakukan penyelamatan.
Sayang, tubuh Ayman terus terseret ke tengah laut. Peristiwa itu lalu dilaporkan ke kepolisian agar dapat segera dilakukan penyelamatan.
Mendapat laporan tersebut, Basarnas diterjunkan untuk mencari keberadaan korban.
Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara mengatakan, pencarian masih dilakukan di seputar lokasi hilangnya korban.
”Sementara hasil pencarian terhadap korban masih nihil,” katanya.
Karena situasi sudah menjelang petang, pencarian rencananya akan dilanjutkan, Kamis (31/10) kemarin.***
Editor : Donny Tabelak