radarbuleleng.id- Lebih dari 90 persen orang dewasa memiliki virus Varicella Zoster yang dorman pada tubuh mereka.
Usia menjadi faktor risiko yang paling berpengaruh dan sebagian besar kasus Herpes Zoster atau Cacar Api terjadi pada individu dewasa berusia 50 tahun ke atas.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh dr. Johan Wijoyo, Head of Medical Adult Vaccine, Kamis (21/11) kemarin.
Untuk diketahui, Herpes Zoster disebabkan oleh reaktivasi virus Varicella Zoster yang juga menjadi penyebab cacar air.
Setelah terinfeksi, virusnya akan tetap berada di dalam tubuh dan menjadi inaktif.
Beberapa tahun kemudian, virus tersebut dapat kembali aktif dan menjadi Herpes Zoster.
”Cacar api adalah penyakit yang disebabkan oleh virus cacar air. Dimana setelah cacar air sembuh, virus tersebut akan tidur di dalam tubuh dan di kemudian hari akan aktif lagi sebagai cacar api," katanya melalui zoom meeting, Kamis (21/11).
Dijelaskannya, bahwa orang yang mengidap penyakit ini bisa mengalami nyeri seperti terbakar, tertusuk hingga seperti tersengat listrik.
Lanjut dia, bahwa selain orang yang berusia 50 tahun ke atas, orang dengan penyakit autoimun juga berisiko tinggi terkena penyakit ini.
Selain itu, orang dengan stres berat juga memiliki resiko yang tinggi. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga umum tubuh dan melakukan vaksinasi sebagai antisipasi pencegahan.
Herpes Zoster menyebabkan ruam lepuh yang sangat menyakitkan, luka ini mengering dalam waktu 10-15 hari dan hilang dalam waktu 2 sampai 4 minggu.
Ruam muncul di satu sisi tubuh atau wajah. Sebelum ruam muncul, pasien akan merasakan nyeri, gatal, kesemutan atau mati rasa di area di mana ruam akan bermunculan.
Beberapa obat antivirus tersedia untuk mengobati Herpes Zoster dan mempersingkat durasi dan tingkat keparahan penyakit.
Obat-obatan ini paling efektif jika Anda mulai meminumnya sesegera mungkin dalam waktu 72 jam setelah ruam muncul. Herpes Zoster paling sering terjadi pada area dada dan wajah.
Herpes Zoster tidak dapat menular dari satu orang ke orang lainnya. Virus Varicella Zoster yang menyebabkan Herpes Zoster, dapat menular dari pasien yang sedang terkena Herpes Zoster dan dapat menyebabkan Cacar air pada seseorang yang belum pernah terkena Cacar Air atau belum terlindungi dari penyakit tersebut.
Apakah imunisasi untuk Herpes Zoster sudah masuk pada Jadwal Imunisasi Dewasa di tahun 2024?
Per Juli 2024, Jadwal Imunisasi Dewasa sudah di perbarui dengan menambahkan vaksin untuk Herpes Zoster sebagai salah satu rekomendasi dari Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI.
Untuk saat ini, ibu hamil belum direkomendasikan untuk menerima vaksinasi Herpes Zoster.
Lalu untuk orang dewasa dengan kondisi imunokompromais seperti pasien yang sedang menerima kemoterapi, steroid dosis tinggi, imunodefisiensi; dengan atau tanpa episode Herpes Zoster sebelumnya, dapat menerima vaksin Herpes Zoster.
Orang dewasa dengan kondisi imunokompromais dengan atau tanpa episode Herpes Zoster sebelumnya, dapat menerima vaksin Herpes Zoster. Jadi untuk individu yang pernah terkena Herpes Zoster dapat melakukan vaksinasi Herpes Zoster.
Namun, pasien yang masih memiliki ruam direkomendasikan untuk mendapatkan vaksinasi Herpes Zoster setelah melewati fase akut.***
Editor : Donny Tabelak