RadarBuleleng.id - Viral di media sosial, sesosok orok ditemukan mengambang di wilayah Pamelisan, Sesetan.
Penemuan orok itu pertama kali diungkap oleh pemilik akun Facebook dengan nama akun Van Wira. Video diunggah sekitar pukul 18.15, Minggu (5/1/2025).
Dalam video berdurasi 1 menit dan 7 detik terlihat seorang pria berusaha mengambil sosok orok yang mengambang di perairan.
Orok itu disebut masih mengenakan pampers. Sementara wajahnya disebut ditutup menggunakan celana dalam.
Pria itu kemudian mengevakuasi orok yang telah terbujur kaku itu. Orok kemudian diselimuti menggunakan kain berwarna merah.
Video tersebut telah menuai 290 komentar dari para pengguna facebook. Video juga dibagikan sebagai 242 kali, dan telah ditonton lebih dari 60 ribu kali.
Praktis video itu menuai berbagai komentar dari para pengguna media sosial, khususnya pengguna Facebook.
“Akan mendapatkan balasan bagi yang berbuat,” tulis pemilik akun Kadek Serba.
“Mau berbuat nggak mau bertanggung jawab. Padahal banyak di luaran sana orang-orang pengen punya anak, ini dikasih anak malah dibuang,” kata pemilik akun facebook Amalia Chairiah Putri.
Ada pula pemilik akun yang mendoakan sosok orok tersebut. “Amor ing acintya adik. Surga menantumu,” ungkap pemilik akun Gusti Putu Arnawa.
“Masih banyak ibu-ibu yang ingin punya anak. Semoga kami mendapat tempat terindah anak baik,” tulis akun Sudarminiati.
“Terkutuklah orang tua yang tega pada titipan Beliau,” kecam pemilik akun I Nyoman Widnyana.
“Ya Tuhan, orang sulit punya bayi. Ini kok dibuang. Semoga karma yang membuang cepat dapat karma,” kata akun Gap Surati.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lengkap dari pihak kepolisian terkait penemuan orok tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.
“Anggota masih di TKP melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi-saksi,” kata Sukadi. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya