SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemprov Bali berjanji menuntaskan penyediaan infrastruktur penunjang di Turyapada Tower pada tahun 2025 ini.
Proses pemenuhan infrastruktur penunjang akan dimulai pada pertengahan tahun mendatang. Sehingga menara bisa beroperasi secara penuh pada tahun 2026 mendatang.
Pembangunan fisik Turyapada Tower memang sudah tuntas. Namun masih ada sejumlah infrastruktur penunjang yang harus diselesaikan.
Diantaranya penyelesaian planetarium, penataan landscape, perbaikan akses jalan, serta infrastruktur restoran.
Belum lagi infrastruktur pendukung lain yang diperlukan di bangunan tersebut. Rencananya pembangunan akan dikerjakan setelah masa pemeliharaan berakhir pada 8 Juni mendatang.
”Sudah disiapkan anggarannya untuk tahap II di tahun 2025, dengan pagu senilai Rp 130 miliar. Saat ini sudah masuk lelang,” ujar Kepala Bidang Infrastruktur dan Aplikasi Informatika pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfos) Bali, I Gede Agus Arjawa Tangkas pada Minggu (5/1/2024).
Arjawa mengatakan, Rp 130 miliar itu merupakan anggara komplit sampai pada pemenuhan meubelair di dalam ruangan yang ada di menara tersebut.
”Turyapada Tower menggunakan high end technology dan keluaran terbaru. Target selesai sampai akhir tahun 2025,” lanjutnya.
Menurutnya pada Februari 2025 akan ada kerjasama dengan tiga pemegang hak siar multipleksing atau mux yang ada di Indonesia.
Adapun pihak yang menyatakan minat adalah ANTV, Nusantara TV, dan Metro TV sebagai pemegang mux.
Ketiga perusahaan penyiaran itu sudah melakukan uji coba sinyal dan siaran. Bahkan perusahaan sudah memasang pemancar di menara.
”Ini sesuai cita-cita pemerintah, yakni 80 persen area publik di Kabupaten Buleleng sudah tercover siaran,” demikian Arjawa.
Setelah pemenuhan infrastruktur, harapannya pada tahun 2026 mendatang, menara yang terletak di Desa Pegayaman, Buleleng itu bisa beroperasi penuh. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya