Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. TKI Asal Jembrana Meninggal di Amerika. Sempat Keluhkan Nyeri Punggung

Muhammad Basir • Rabu, 15 Januari 2025 | 21:13 WIB

 

Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)

RadarBuleleng.id – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jembrana, I Made Arya Budiharta, 41, dilaporkan meninggal Amerika Serikat (AS). Warga Lingkungan Sawe, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana itu meninggal karena sakit.

Mendiang Budiharta diketahui bekerja di sebuah restoran yang berada di Bourbonnais, sebuah kota kecil yang ada di negara bagian Illinois. Dia dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 20.41, Sabtu (11/1/2025) waktu setempat.

Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Produktivitas dan Transmigrasi Jembrana, I Putu Agus Arimbawa mengatakan, pihaknya sudah mengunjungi rumah duka untuk berkoordinasi mengenai pemulangan jenazah ke Jembrana. 

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait. Termasuk rekan kerja almarhum di AS dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago untuk memfasilitasi proses pemulangan jenazah. 

Baca Juga: TKI Asal Buleleng jadi Korban Pembunuhan di Malaysia, BP Jamsostek Bakal Berikan Beasiswa pada Anak Mendiang

Arimbawa menyatakan, perusahan tempat Budiharta bekerja juga sudah siap membantu membantu proses pemulangan. ”Mengenai pemulangan masih diproses,” ujarnya.

Menurut informasi dari pihak keluarga, Budiharta merupakan anak bungsu yang menjadi tulang punggung keluarganya. Budiharta sudah bertahun-tahun bekerja sebagai TKI atau yang kini dikenal dengan sebutan pekerja migran. 

Awalnya dia bekerja di kapal pesiar. Sejak 2018, Budhiarta memutuskan bekerja di Chicago sebagai karyawan restoran.

Budiharta mulai mengeluhkan sariawan yang tak kunjung sembuh pada tahun 2022 lalu. Setelah melakukan pemeriksaan medis, dia divonis menderita kanker lidah. Kesehatannya sempat membaik setelah menjalani beberapa kali kemoterapi.

Pada Juni 2024 lalu, mendiang kembali jatuh sakit dengan keluhan nyeri tulang belakang. Sempat menjalani operasi saraf pada Desember 2024. Sayang kondisinya terus memburuk sehingga mengakibatkan mendiang meninggal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#jembrana #tki #pekerja migran #tenaga kerja