Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Rekor Baru, Bandara Internasional Ngurah Rai Layani 23,9 Juta Penumpang

Marsellus Nabunome Pampur • Kamis, 23 Januari 2025 | 19:05 WIB
Aktivitas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Aktivitas penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Radarbuleleng.jawapos.com- Pelayanan jumlah penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatatkan jumlah fantastis.

Selama tahun 2024, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat, telah melayani sebanyak 23,9 juta penumpang.

Jumlah ini menjadi rekor baru dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekadar diketahui, di tahun 2023 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 21,4 juta penumpang.

Dibandingkan tahun 2023, maka pelayanan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai mengalami kenaikan 12 persen di tahun 2024. 

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab menjelaskan, capaian jumlah penumpang di tahun 2024 tersebut mencatatkan rekor terbaru selama tiga tahun terakhir.

”Dilihat komposisinya, penumpang rute internasional lebih tinggi dibandingkan dengan domestik. Bahkan dibandingkan tahun 2023 lonjakan penumpang internasional menembus angka 22 persen, yaitu 14,1 juta orang, sementara di 2023 hanya 11,5 juta orang. Untuk penumpang rute domestik totalnya 9,8 juta orang, sedikit lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya 9,9 juta penumpang," katanya Rabu (22/1) kemarin.

Dia menjelaskan, dalam setahun itu, penumpang internasional tertinggi yang melintasi Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah tujuan Singapura sebanyak 2,7 juta orang, disusul penumpang tujuan Kuala Lumpur 1,8 juta orang, dan Perth 1 juta orang.

Sedangkan untuk domestik, masih didominasi penumpang tujuan Jakarta (Cengkareng) yaitu 4,8 juta penumpang, tertinggi kedua Surabaya 1,4 juta orang, dan di posisi ketiga dari dan ke Makassar yaitu 522 ribu penumpang. 

Lalu, selama 12 bulan, jumlah penumpang tertinggi terjadi di Juli dan Agustus, yaitu masing-masing melayani 2,2 juta penumpang.

”Memang periode peak seasons karena pada bulan-bulan tersebut merupakan libur musim panas di negara-negara Eropa dan Amerika, termasuk juga libur anak sekolah di Indonesia," imbuhnya.

Sama halnya dengan trafik penumpang, lalu lintas pesawat juga mengalami peningkatan sebesar 4 persen dengan total 142.169 pergerakan, di mana di tahun 2023 tercatat 136.508 pergerakan pesawat.

Dari total penerbangan tersebut, trafik rute internasional masih cukup mendominasi yaitu sebanyak 72.583 atau 51 persen dari total pergerakan pesawat dan sisanya sebanyak 69.586 pesawat melayani penerbangan rute domestik.  

Frekuensi penerbangan tertinggi untuk rute internasional adalah tujuan Singapura yaitu lebih dari 13 ribu pergerakan, kemudian Kuala Lumpur hampir 11 ribu pergerakan, dan ketiga tujuan Perth 7 ribu pergerakan.

Adapun rute domestik dengan jumlah tertinggi pertama adalah tujuan Jakarta sebanyak 30 ribu pergerakan pesawat, Surabaya 8,8 ribu pergerakan, dan Lombok di urutan ketiga dengan 4 ribu pergerakan selama 2024. 

”Sepanjang 2024 kami memang menerima banyak tambahan rute baru. Totalnya ada 15 rute baru, baik domestik maupun internasional. Ini menunjukkan Bali masih menjadi potential market di industri penerbangan," pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#penumpang pesawat #bandara ngurah rai #angkasa pura