Radarbuleleng.jawapos.com- Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Karangasem mengalami lonjakan signifikan. Selama bulan Januari 2025, tercatat ada 143 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama mengatakan, lonjakan kasus DBD di Karangasem di bulan Januari jika dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama, peningkatannya cukup drastis.
”Januari tahun 2024 hanya ada 23 kasus. Sementara Januari tahun ini 143 kasus. Sangat drastis,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (6/2) kemarin.
Meski hingga saat ini tingginya angka DBD, tak sampai ada korban jiwa. Tingginya kasus DBD di awal tahun disebabkan cuaca.
”Karena musim hujan, membuat jentik nyamuk aedes aegypti cepat berkembang. Genangan air dimana-mana,” bebernya.
Data yang dimiliki Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem menunjukkan, kasus DBD paling banyak ditemukan di Kecamatan Karangasem tepatnya di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Kemudian disusul Kecamatan Abang.
”Dua kecamatan itu yang menonjol. Di tempat lain ada tapi tidak terlalu signifikan,” bebernya.
Rentan usia yang paling banyak terkena DBD di awal tahun ini kata Pertama, antara 20-40 tahun. ”Untuk usia anak-anak sedikit,” ujarnya.
Pihaknya pun telah melakukan berbagai upaya pencegahan untuk menekan kasus DBD ini.
Seperti gencar melakukan fogging di wilayah yang terdapat kasus DBD, serta mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.***
Editor : Donny Tabelak