Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dikeroyok Sesama Driver di Bali, Dua Pria Babak Belur dan Masuk Rumah Sakit

Andre Sulla • Selasa, 11 Februari 2025 | 02:05 WIB
Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H., melakukan patroli lantaran terjadi pengeroyokan dua driver online di Pecatu.
Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H., melakukan patroli lantaran terjadi pengeroyokan dua driver online di Pecatu.

Radarbuleleng.jawapos.com- Kasus pengeroyokan kembali terjadi di Bali. Kali ini dua pria inisial ED, 24, dan HH, 30, dikeroyok oleh 10 orang yang juga berprofesi driver online dari pangkalan yang sama. 

Kejadian berlangsung di Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, tepatnya di depan Saloto Pecatu, pada Kamis lalu (6/2) sekitar pukul 03.00 Wita. Kini pihak kepolisian sedang memburu pelaku.

Informasi dihimpun, Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan oleh dua korban, ED, 24, dan HH, 30, yang merupakan driver online.

Kepada penyidik, keduanya mengaku kejadian bermula ketika sementara mangkal di depan Saloto (TKP).

Tiba-tiba keduanya diserang oleh sekitar 10 orang yang diduga juga merupakan driver online dari pangkalan yang sama. 

Para pelaku melakukan penyerangan bahkan memukul korban menggunakan besi. 

Akibatnya, ED dan HH mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Mereka alami luka pada pelipis, jari tengah, dan lengan kiri, bahkan memar pada tubuh.

"Kedua korban akui kebingungan, tiba-tiba hingga dikeroyok secara membabi buta oleh kurang lebih 10 orang," kata sumber petugas di Polsek Kuta Selatan, kemarin.

Namun lanjut dikatakan petugas, kedua korban sebut, kejadian ini diduga dipicu oleh perselisihan terkait lahan pangkalan antar kelompok driver online di kawasan sekitar Saloto Pecatu. 

"Tidak ada masalah pribadi. Keduanya dituduh tempati lahan mangkal 10 orang terduga pelaku, dan saat ini masih dikejar," tambah sumber.

Terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan masih melakukan penyelidikan.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi.

Serta tengah melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengidentifikasi para pelaku yang kini dalam pengejaran.

Hingga saat ini, situasi di kawasan Pecatu, khususnya di sekitar Saloto Bar Pecatu, tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan menggelar Patroli. 

Sementara itu, menanggapi informasi yang beredar di media sosial dan WhatsApp mengenai adanya kelompok warga yang berkumpul dan melakukan sweeping di kawasan belakang GWK, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks. 

Pihaknya pastikan informasi yang menyebutkan adanya kelompok warga berkumpul, serta melakukan sweeping itu tidak benar.

Pihak kepolisian imbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Jika menemukan hal mencurigakan, warga diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Saat ini, situasi di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali. Informasi yang beredar sudah ditelusuri. Dan ternyata hoaks," pungkas AKP I Ketut Sukadi.***

Editor : Donny Tabelak
#driver online #Polsek Kuta Selatan #pengeroyokan #polresta denpasar