SEMARAPURA, Radarbuleleng.jawapos.com- Aksi membuang sampah sembarangan ke dalam Pasar Umum Galiran dan Semarapura oleh sejumlah oknum warga sudah berlangsung cukup lama.
Teguran, dan meminta untuk membawa kembali sampah yang dibuang telah diberikan. Namun belum memberi efek jera sehingga masih terulang.
Olah karena itu, UPTD Pengelolaan Pasar Klungkung akhirnya mengambil langkah memposting tindakan oknum warga yang membuang sampah ke dalam pasar di media sosial sebagai efek jera.
”Banyak yang sudah kami ciduk. Namun belakangan semenjak TPA Sente ditutup, makin marak yang buang sampah ke dalam pasar. Dengan terpaksa kami melakukan tindakan-tindakan dengan memposting wayah pelaku di media sosial UPTD. Harapan kami dapat memberikan efek jera dan mampu mengedukasi masyarakat,” jelas Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Klungkung, I Komang Sugianta, Selasa (4/3).
Selain meminta oknum warga membawa kembali pulang sampah yang dibuang ke pasar dan mempostingnya di media sosial, ke depannya dia berencana memanggil kepala desa, kepala lingkungan atau kepala dusun yang bersangkutan agar bisa dilakukan pembinaan.
”Yang membuang sampah tidak hanya warga sekitar pasar, tetapi juga ada yang dari luar Klungkung,” katanya.
Ada berbagai alasan yang diungkapkan oknum warga yang nekat membuang sampah di dalam pasar.
Mulai dari tidak tahu tentang aturan pembuangan sampah dan akhirnya melakukan pembuangan ke dalam pasar.
Kemudian ada yang beralasan lupa jadwal pembuangan, lupa mengeluarkan dari rumah.
”Selama ini tindakan kami hanya menyuruh untuk mengambil kembali sampah yang telah di buang dan tidak mengulangi. Karna kejadiannya pukul 17.00 ke atas dan mayoritas malam hari. Ada yang buang sampah sembari berjualan atau berbelanja di pasar, ada pula yang memang sengaja ke pasar untuk membuang sampah,” bebernya.***
Editor : Donny Tabelak