RadarBuleleng.id - Gubernur Bali, Wayan Koster meyakini proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan tetap terlaksana.
Koster tetap punya keyakinan, kendati proyek tersebut tidak tercantum dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang disetujui oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Proyek jalan tol sebenarnya sudah sempat groundbreaking pada tahun 2022 lalu. Saat itu groundbreaking dilakukan Gubernur Koster dan Menteri PU Basuki Hadimuljono.
Setelah groundbreaking, hanya ada pekerjaan penataan lahan. Setelah itu, proyek mandek hingga kini.
Pemprov Bali meyakini proyek akan tetap berlanjut. Karena masih dalam tahap evaluasi trase pengerjaan proyek.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKim) Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha mengungkapkan, pihaknya masih berharap pembangunan tol tetap berlanjut demi kelancaran arus lalu lintas.
“Tol ini sangat penting untuk memangkas waktu tempuh antara Gilimanuk dan Mengwi yang selama ini sering terkendala kepadatan kendaraan,” ujarnya.
Baca Juga: Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwitani Tidak Masuk PSN. Pembebasan Lahan Terancam Tertunda
Menurut Nusakti, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi skema investasi, setelah tol tersebut dicoret dari PSN.
“Dengan keluarnya dari PSN, tentu skema investasinya akan dihitung ulang. Kita tunggu hasil kajian lebih lanjut dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi masih tetap menjadi bagian dari rencana pembangunan.
Koster mengklaim, proyek tidak masuk dalam PSN karena pemerintah sedang melakukan evaluasi terhadap trase.
“Tol ini masih dalam program, hanya ada evaluasi trase yang perlu disesuaikan,” kata Koster.
Pria asal Desa Sembiran, Buleleng itu menyatakan program jalan tol akan tetap berlanjut. Meski tidak masuk dalam daftar PSN.
Koster sangat meyakini hal tersebut. Sebab jalan tol Gilimanuk-Mengwi masih tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
“Proyek ini tetap akan berjalan,” tegasnya.
Asal tahu saja, Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dirancang melintasi tiga kabupaten, yaitu Jembrana, Tabanan, dan Badung.
Jalan tol tersebut akan melewati 13 kecamatan dan 58 desa/kelurahan di Bali. Luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalan tol mencapai 1.113,33 hektare. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya