Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral, Mobil Pikap dan Perhiasan Ikut Diaben Bersama Tokoh Masyarakat Nusa Penida

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 13 Maret 2025 | 15:01 WIB
Upacara pengabenan tokoh masyarakat Nusa Penida, Jero Mangku Gede Pasek Nengah Setar di Desa Sakti, Rabu kemarin (12/3) menarik perhatian. Sebab, ada mobil dan perhiasan ikut dibakar.
Upacara pengabenan tokoh masyarakat Nusa Penida, Jero Mangku Gede Pasek Nengah Setar di Desa Sakti, Rabu kemarin (12/3) menarik perhatian. Sebab, ada mobil dan perhiasan ikut dibakar.

NUSA PENIDA, Radarbuleleng.jawapos.com- Upacara pengabenan tokoh masyarakat Nusa Penida, Jero Mangku Gede Pasek Nengah Setar di Desa Sakti, Rabu (12/3) menarik perhatian.

Saking menariknya, prosesi pengabenan tokoh masyarakat yang memiliki usaha akomodasi pariwisata dan transportasi laut itu viral di media sosial.

Itu karena dalam prosesi pengabenan pria yang akrab disapa Pak Setar itu, ada dua unit mobil pikap, emas, berlian yang turut dibakar.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, jenazah Setar diantar dari rumah duka ke kuburan atau setra setempat dengan bade tumpang 7 yang diikuti oleh ribuan warga.

Tiba di setra, jenazah dipindahkan ke petulangan berupa lembu berwarna putih yang berada di atas mobil pikap yang juga berwarna putih. Yang mana selanjutnya dibakar.

Menurut putra kedua dari Jero Mangku Gede Pasek Nengah Setar, dr. I Kadek Agus Suardana, keberadaan mobil pikap dalam prosesi pengabenan tersebut merupakan wasiat dari sang ayah yang ditulis di notaris.

” Itu (turut membakar mobil dan perhiasan, Red) sudah wasiat beliau di notaris. Kami sebagai anak-anaknya hanya menjalankan wasiat,” jelasnya.

Berdasarkan video yang tersebar, 2 unit mobil pikap dan perhiasan yang telah terbakar dalam prosesi pengabenan, tidak diambil pihak keluarga. Di mana, pihak keluarga disebut menyerahkan benda-benda yang sudah terbakar tersebut kepada warga yang ingin memanfaatkannya.

Warga pun menyambut niat baik itu, dengan mencari emas dalam puing sisa-sisa pembakaran tersebut.

Untuk diketahui, Jero Mangku Gede Pasek Nengah Setar berpulang di usianya yang ke -75 tahun setelah mendapat perawatan di RS Prima Medika lantaran penyakit kompilasi, Sabtu (15/2).

Pria yang dikenal dermawan itu meninggalkan 4 anak dan 7 orang cucu. Tidak hanya dermawan, Setar dikenal sangat perhatian dengan perkembangan Nusa Penida.

Dia kerap mengkritisi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Sehingga semasa hidupnya, Setar menjadi sosok yang dihormati masyarakat.***

Editor : Donny Tabelak
#tokoh masyarakat #viral #Nusa Penida #ngaben #mobil pikap #pengabenan