DENPASAR, Radarbuleleng.jawapos.com- Peristiwa berdarah akibat praktik lendir melalui online kembali terjadi di Denpasar, Bali.
Pria hidung belang inisial IKY, 30, dikeroyok dan ditusuk menggunakan pisau oleh tiga pelaku yakni PSK MiChat inisial NPS, 19, bersama dua teman prianya inisial SAW, 18, dan SAJ, 16.
Peristiwa berdarah yang menimpa lelaki asal Gianyar ini terjadi di salah satu guest house di Jalan Ahmad Yani Utara, Peguyangan, Denpasar, Rabu 19 Maret 2025 sekitar pukul 23.30.
Motifnya, NPS tidak terima dipaksa kencan yang kali kedua tanpa bayar alias gratis.
"Satu pelaku penusukan inisial SAJ adalah anak di bawah umur. Usut punya usut, tindak kekerasan itu terjadi lantaran korban terlibat cekcok dengan NPS yang merupakan Pekerja Seks Komersial (PSK)," ungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, Kamis (20/3)
Lebih lanjut dijelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika IKY membuka aplikasi dewasa. Lalu dia tertarik dengan satu dari sekian cewek yang ada dalam aplikasi hijau itu.
Targetnya yakni NPS. PSK ini kemudian menyetujui tawaran Rp 350 ribu sekali kencan. Keduanya sepakat check in di kamar guest house sekitar pukul 23.00 WITA.
Setelah berada di dalam kamar dilakukan transaksi kemudian mereka berdua kencan.
Usai berhubungan badan, IKY meminta berhubungan lagi. PSK ini meminta bayaran dan lelaki hidung belang tersebut mengaku tidak memiliki uang lagi.
Walaupun demikian, lKY memaksanya, alhasil NPS tidak terima dan terjadi pertengkaran di dalam kamar.
Keributan mereka pun didengar oleh teman perempuan tersebut yaitu SAJ dan SAW. Dua remaja yang memang sudah menunggu di luar luar kamar, langsung menggedor pintu kamar dari luar, namun tidak dibuka.
Mereka juga mencoba mendobrak pintu. Akhirnya IKY membuka pintu dan saat itu pula SAJ dan SAW menendangnya.
Pengeroyokan pun tak terhindarkan. SAJ yang melihat pisau di atas tempat tidur langsung mengambil lalu menusuk beberapa kali ke tubuh IKY.
NPS juga sempat menendang dan memukul korban dengan helm yang diambil di atas motor.
"Akibatnya, IKY mengalami luka tusuk di pinggang kanan dan lengan kanan yang mengeluarkan darah, serta luka memar di kepala. SAJ masih di bawah umur selaku eksekutor," jelasnya.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar berdatangan ke TKP. Kejadian ini lantas dilaporkan ke polisi.
Tak berselang lama, Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Utara yang dipimpin oleh Kapolsek Denut Iptu Wayan Juwahyudhi tiba di lokasi.
Petugas langsung mengamankan ketiga pelaku dan barang bukti untuk diproses hukum lebih lanjut.
Sementara, IKY dibawa ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan. Para pelaku akui perbuatan dan motif.
"Asal usul pisau masih di dalami. Mereka disangkakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan," pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak