Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh, Puluhan Warga Kena Sanksi Kasepekang Mengungsi di SKB, Sempat Sakit karena Stres

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 4 April 2025 | 01:26 WIB

 

Enam kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 28 orang terkena sanksi kasepekang Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida masih mengungsi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klungkung.
Enam kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 28 orang terkena sanksi kasepekang Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida masih mengungsi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klungkung.
SEMARAPURA, Radarbuleleng.jawapos.com- Enam kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 28 orang terkena sanksi kasepekang Banjar Sental Kangin, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida.

Hingga Rabu (2/4) kemarin, puluhan warga Nusa Penida ini masih mengungsi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Klungkung, Kecamatan Banjarangkan hingga.

Tidak ada keluhan selama mereka mengungsi. Namun sejumlah pengungsi mengalami demam yang diduga akibat kepikiran atas persoalan yang mereka hadapi.

Sekretaris PMI Klungkung, Ngakan Made Mintu saat ditemui di SKB Klungkung, Rabu (2/4) menuturkan, puluhan warga yang mengungsi di SKB Klungkung akibat konflik sosial tersebut diupayakan terpenuhi kebutuhan konsumsi dan kesehatannya.

Setiap hari, warga yang kena sanski kesepekang  diberikan konsumsi tiga kali dalam sehari. Begitu juga dengan kesehatan mereka di pantau setiap harinya.

”Setiap hari petugas kesehatan datang ke sini. Bagi warga yang mengalami masalah kesehatan, dapat memanfaatkannya,” terangnya.

Kemarin, dikatakannya ada 5 pengungsi yang mengalami demam panas. Mulanya rencananya dirujuk menggunakan ambulans, tetapi karena kondisinya kian membaik akhirnya ditangani di tempat pengungsian.

”Kemungkinan mereka demam karena ada faktor kepikiran atas persoalan yang dialami. Secara umum, kondisinya baik-baik saja,” ujarnya.

Selama di SKB, menurutnya tidak ada keluhan dari pengungsi. Mengingat SKB memang didesain dapat menampung orang yang menginap.

”Tapi memang ada yang ingin tinggal mengungsi di rumah kerabatnya yang ada di Denpasar,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dikonfirmasi terpisah menambahkan sejak awal pengungsi asal Nusa Penida tersebut hendak tinggal bersama keluarganya yang memiliki rumah di Bali daratan.

Namun untuk mempermudah koordinasi, mereka diminta tetap tinggal di SKB. Di mana hingga saat ini Bupati Klungkung, Made Satria dan instansi terkait berupaya untuk mencari solusi atas persoalan ini.***

Editor : Donny Tabelak
#dinas sosial #Nusa Penida #Desa Ped #sanksi kasepekang