RadarBuleleng.id – Perjuangan seorang ibu hamil di Kabupaten Karangasem, Bali, benar-benar membuat haru.
Ni Wayan Sukeh, warga Banjar Dinas Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, harus berjalan kaki sejauh dua kilometer di tengah malam.
Dia harus menyusuri jalan berlumpur dan penuh batu demi bisa melahirkan sang buah hati di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam (13/4/2025). Saat itu hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Jalan utama menuju tempat tinggal Sukeh tertutup material lumpur, sehingga kendaraan tidak bisa menjangkau lokasi. Bahkan kendaraan roda dua sekalipun.
Baca Juga: Inspiratif! Daun Pakis Diolah Jadi Es Krim. Baik Bagi Ibu Hamil dan Menyusui
Didampingi sang suami, I Made Pasek, serta beberapa anggota keluarga, Sukeh terpaksa menempuh jalur alternatif melalui perbukitan dan jalan kecil di Dusun Sega.
Kondisi jalan yang licin dan terjal tak menyurutkan langkahnya untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
“Mereka berjalan kaki dari Sega hingga tiba di wilayah Lingkungan Jumetra, Banjar Ngis Kaler, Desa Tribuana,” ujar Kepala Wilayah Dusun Sega, I Wayan Kari, saat dikonfirmasi, kemarin (13/4/2025).
Begitu tiba di wilayah yang bisa diakses kendaraan, Kari segera menghubungi Polsek Abang untuk meminta bantuan.
Tak lama kemudian, mobil patroli polisi datang menjemput Sukeh untuk dibawa ke RSUD Karangasem.
“Kami langsung antar ke rumah sakit menggunakan mobil patroli,” kata Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, membenarkan kejadian tersebut.
Peristiwa itu menjadi potret kesenjangan pembangunan infrastruktur di Bali. Saat warga di ibukota bisa menikmati infrastruktur, warga di pelosok Karangasem harus berjibaku dengan akses jalan yang minim. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya