Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster Klaim Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi Tetap Jalan. Masih Masuk Proyek Strategis Nasional

Eka Prasetya • Minggu, 20 April 2025 | 16:06 WIB

 

MANGKRAK: Lokasi peletakan batu pertama pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Kecamatan Pekutatan, Jembrana.
MANGKRAK: Lokasi peletakan batu pertama pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Kecamatan Pekutatan, Jembrana.

RadarBuleleng.id - Gubernur Bali, Wayan Koster mengklaim bila proyek monumental Jalan Tol Gilimanuk-Mengwitani akan tetap dikerjakan pada masa pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dia juga menepis kabar bahwa proyek Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi telah dicoret dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia menyebut jika proyek infrastruktur itu masih menjadi prioritas nasional.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menghadiri acara Halal Bihalal MUI Bali di Denpasar.

"Kan sempat viral bahwa tol Gilimanuk–Mengwi tidak lagi masuk PSN. Saya sudah menghadap Menteri PUPR dan stafnya, dan faktanya, proyek ini masih tercatat sebagai Proyek Strategis Nasional," tegas Koster.

Ia juga menyebut jika proyek tol masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Itu artinya, pembangunan tetap berjalan sesuai perencanaan.

Koster menjelaskan bahwa dirinya juga telah bertemu dengan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR untuk membahas kelanjutan proyek. Termasuk skema pembiayaan dan teknis pelaksanaan.

"Dirjen bahkan sudah turun langsung ke lapangan, meninjau wilayah-wilayah di Jembrana yang akan dilintasi tol," ujar pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali tersebut.

Koster mengatakan, pembiayaan proyek ini akan menggunakan skema kolaborasi. Pembebasan lahan ditanggung pemerintah, sedangkan konstruksi akan dilakukan oleh pihak swasta.

"Untuk biaya pembebasan lahan hampir Rp 4 triliun. Konstruksinya sekitar Rp 5 sampai 6 triliun, khusus untuk fase kedua," terangnya.

Proyek tol Gilimanuk-Mengwi sendiri direncanakan berlangsung dalam tiga fase. Yakni ruas Gilimanuk-Pekutatan untuk fase satu, ruas Pekutatan-Soka untuk fase dua, dan Soka-Mengwi untuk fase tiga.

"Investor tertarik menggarap fase 1 dan 3, sedangkan fase 2 diusulkan agar bisa dikerjakan langsung oleh pemerintah. Pak Dirjen juga menyambut baik rencana tersebut," jelas Koster. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#PSN #proyek #infrastruktur #menteri #rpjmn #gubernur bali #koster #wayan koster #prabowo subianto #mui #Proyek Strategis Nasional #jalan tol