Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Api Dupa Hanguskan Pasar Bajera, Kerugian Mencapai Rp 700 Juta

Juliadi Radar Bali • Rabu, 30 April 2025 | 05:05 WIB
Kondisi Pasar Bajera, di Desa Bajera, Selemadeg Tabanan yang terbakar.
Kondisi Pasar Bajera, di Desa Bajera, Selemadeg Tabanan yang terbakar.
 
 
Radarbuleleng.jawapos.com- Peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Bajera, Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, Minggu lalu (27/4), masih menyisakan duka bagi sejumlah pedagang. Pasalnya seluruh dagangan yang tersimpan di dalam kios dan los ludes jadi arang. 
 
Seperti itulah yang dirasakan oleh pedagang kain Pasar Bajera, Ibu Santri. Berbagai dagangan kain Bali dan pakaian tak satupun barang dapat diselamatkan, ludes terbakar. 
 
Dari peristiwa kebakaran itu ia menderita kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Tidak ada sisa barang saya, kerugian sekitar Rp 50 juta," ucapnya.   
 
Kini Kasus kebakaran Pasar Bajera itu masih diselediki oleh Polisi. Diduga penyebab kebakaran dipicu oleh dupa yang sembahyang dari salah satu kios pedagang. 
 
Kapolsek Selemadeg Kompol I Wayan Suastika mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara ini kebakaran itu diduga disebabkan oleh dupa sembahyang yang lupa dimatikan.
 
 
Dari keterangan saksi-saksi di lapangan dan olah TKP menyebutkan kebakaran di dalam Pasar Bajera itu terjadi, Minggu sekitar pukul 17.25 wita. 
 
Diketahui pertama kali oleh salah seorang warga yang tak jauh dari lokasi pasar. Sehingga warga tersebut melapor kepada I Wayan Rusdianta, Kawil Banjar Dinas Saraswati. 
 
Adanya informasi kebakaran itu selanjutnya dilaporkan kembali kepada Kepala Pasar Bajera dan polisi. 
 
"Titik titik api pertama berasal dari kios milik Ibu Ayu yang menjual buah. Sehingga merembet ke kios-kios lainnya.," ucapnya, Senin (28/4).  
 
Saat kebakaran terjadi kondisi pasar tengah tutup. Sejatinya warga bersama-sama dengan masyarakat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu pemadam kebakaran tiba di lokasi. 
 
Namun karena kondisi cuaca panas, api dengan cepat membesar. Api baru dapat dipadamkan setelah tiga unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. 
 
Saat ini dari data terbaru ada ada sekitar lima kios yang terbakar. Diantaranya kios buah Ibu Ayu, kios nasi, kios kain Ibu Santri, kios penjahit Ratna, kios sembako Ibu susi.
 
Sedang untuk los pedagang yang terbakar terdapat empat los. Diantaranya los pedagang canang, los pedagang ayam, los sembako, los pedagang buah. 
 
"Dari insiden kebakaran ini kerugian materi dari lima kios dan empat los pedagang yang terbakar ditaksir mencapai Rp 700 juta," ungkapnya. 
 
Kompol Suastika menambahkan kondisi saat ini dari sejumlah pedagang yang kios dan los terbakar di Pasar Bajera belum dapat berjualan.
 
Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat membangun kembali kios dan los pedagang yang terbakar. 
 
"Tadi para pedagang menyampaikan mudah-mudah pemerintah dapat membangun kios dan los yang baru," pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak
#polsek selemadeg #Pasar Bajera #kebakaran pasar #api dupa