Radarbuleleng.jawapos.com- Rombongan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Buleleng akhirnya berangkat menuju tanah suci pada Rabu (21/5) siang.
Dalam kesempatan ini, Komandan Kodim 1609/Buleleng, Letkol Kav Angga Nurdyana menjadi Pendamping Haji Daerah (PHD) Provinsi Bali untuk layanan umum.
Dari pantauan, rombongan CJH Buleleng berangkat dari titik awal Kota Singaraja di Masjid Agung Jami’ Singaraja, di Jalan Imam Bonjol Nomor 65.
Para calon haji ini diantar keluarga bahkan tetangga sekitar, sehingga masjid tersebut tampak penuh dengan umat.
Tampak juga sejumlah petinggi di Kodim 1609/Buleleng yang ikut mengantar komandan mereka.
Usai melaksanakan salat dan seremoni lainnya, mereka kemudian masuk ke dalam bus yang telah tersedia.
Ada dua bus yang terparkir di luar masjid, yang akan mengantar mereka menuju embarkasi di Surabaya. Isak tangis keharuan pun mewarnai suasana saat itu.
Ibadah haji diketahui menjadi salah satu dari rukun Islam bagi umat yang memiliki kemampuan, baik secara fisik, mental maupun finansial.
Ibadah haji merupakan ibadah yang berat karena harus memenuhi persyaratan baik syariah maupun syarat yang ditetapkan pemerintah.
”Pesan kami, agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan tidak meninggalkan rombongan. Karena rata-rata para calon haji ini diatas 50 tahun. Kami titip juga ke pak dandim, agar mengawal mereka-mereka ini,” ujar Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.
Diketahui rombongan dari Buleleng ini masuk dalam kloter 71 dan 72 Bali. Total CJH Buleleng 2025 ada 91 orang.
Sebanyak 84 orang berasal dari Buleleng dan tujuh orang mutasi dari luar Buleleng.
Dalam rombongan ini juga ditambah satu orang PHD yakni Letkol Angga. Untuk rombongan Bali, yang tertua bernama Siti Maimunah, 91, warga Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Selama persiapan, diketahui tidak ada hambatan berarti. Hanya koordinasi dan komunikasi biasa, yang sudah menjadi hal biasa dalam mempersiapkan kegiatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, I Gede Sumarawan dengan tegas mengatakan, calon haji Buleleng siap 100 persen.
Jika tidak ada aral melintang, rombongan diprediksi sampai pada Kamis (22/5) di embarkasi Surabaya.
Kemudian melaksanakan salat, lalu beristirahat, kemudian melanjutkan perjalan menuju Bandara Internasional Juanda menuju Arab Saudi.
”Berangkat dari Kota Singaraja ada dua bus, nanti di barat juga ada satu bus. Titik berangkatnya di Kota Singaraja, Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt; Desa Gerokgak, Banjar Dinas Gondol, Desa Penyabangan; Desa Sumberkima, dan Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak,” sebut Sumarawan.
Pihaknya berharap, rombongan calon haji Buleleng ini selamat dan pulang dengan selamat dan lengkap.
Sebab hal itu akan menjadi kebahagiaan tersendiri, bagi suksesnya pelaksanaan haji.
Apalagi informasi yang beredar, 2025 menjadi tahun terakhir pengelolaan haji yang dilaksanakan Kementerian Agama.
Sebab mulai 2026, kegiatan tersebut akan dilakukan penuh oleh Badan Penyelenggara Haji.***
Editor : Donny Tabelak