Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Bali Tetap Tangguh
Marsellus Nabunome Pampur• Minggu, 25 Mei 2025 | 01:05 WIB
Sandiaga Uno saat ditemui di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung.
Radarbuleleng.jawapos.com- Meski tak lagi menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno masih tetap menaruh perhatian lebih terhadap perkembangan pariwisata dan ekonomi Bali.
Hal itu terbukti dalam keterlibatannya dalam The 2025 Asia Grassroots Forum yang berlangsung pada tanggal 21 Mei hingga 23 Mei di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung.
Dalam event yang menghadirkan 700 peserta dari 15 negara yang mencakup investor, pemerintah sektor swasta hingga wiraswasta dan UMKM itu, Sandiaga Uno menjabat sebagai Committee Leadership.
Dia mengatakan, bahwa saat ini pembayaran dari pajak hotel, restauran, kafe maupun kegiatan bisnis yang ada di Bali belum terjadi penurunan.
”Kita harus bersyukur Bali tetap tangguh tetap menghadapi perlamabatan. Tapi kita harus hati-hati di paruh kedua di tahun 2025 ini," katanya Kamis (23/5) sore di Nusa Dua, Kita Selatan.
Sandi juga menanggapi terkait sepinya okupansi hotel berbintang di Bali, namun kunjungan wisatawan meningkat.
Menurut dia, saat ini wisatawan yang datang ke Bali sudah disodori banyak pilihan untuk menginap.
Salah satunya adanya makin banyaknya fasilitas villa di Bali. Hanya saja, Sandi menekankan agar wisatawan memilih menginap di vila yang tentunya sudah memiliki ijin resmi sesuai prosedur yang berlaku.
”Harus memilih yang berijin, yang berstandar sertifikasi, yang dipantau pemerintah, sehingga terjadi keluhan, akan masuk kedalam sistim yang formal. Wisatawan harus memberikan dampak positif bagi ekonomi Bali," ujarnya.
Pria kelahiran 28 Juni 1969 ini melanjutkan bahwa meski saat ini dirinya sudah tak ada lagi dalam jabatan pemerintahan, dirinya tetap menaruh perhatian lebih terhadap ekonomi dan pariwisata Bali.
Termasuk juga perhatian terhadap perkembangan UMKM yang ada di Bali.
”Angkanya (jumlah UMKM di Bali) saya belum dapat yang terbaru. Karena sudah tak di pemerintahan lagi, tapi saya happy banget ke sini sebagai pengusaha. UMKM-nya yang baik kelas tapi masih perlu ditambah yang naik kelas. Saya berharap Bali mencetak UMKM yang naik kelas ke global," pungkas pria yang juga seorang pembisnis ini.***