Lapor Pak! 87 Penerbangan Dibatalkan Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki
Marsellus Nabunome Pampur• Kamis, 19 Juni 2025 | 20:05 WIB
Pesawat maskapai Lion Air saat Landing di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai beberapa hari lalu. Saat nyepi, ratusan penerbangan domestik dan internasional berhenti beroperasi.
Radarbuleleng.jawapos.com- Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur membuat puluhan penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dibatalkan.
Hingga pukul 16.00 WITA, Rabu (18/6), jumlah penerbangan yang terkonfirmasi terdampak sebanyak 87 penerbangan.
Jumlah ini terdiri atas 66 penerbangan internasional dan 21 penerbangan domestik.
Communication and Legal Division Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi menjelaskan, penerbangan rute internasional yang dibatalkan terdiri dari 33 kedatangan.
Dan 33 keberangkatan rute Adelaide, Auckland, Brisbane, New Delhi, Darwin, Kuala Lumpur, Melbourne, Gold Coast, Perth, Pudong, Singapura, Sydney, dan Ho Chi Minh.
Sedangkan penerbangan rute domestik yang terdampak terdiri dari 11 kedatangan dan 10 keberangkatan, dengan rute Cengkareng, Labuan Bajo, dan Tambolaka.
”Kami akan terus melakukan koordinasi secara aktif dengan seluruh stakeholder terkait untuk memastikan kondisi pelayanan penumpang maupun penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah berjalan lancar dan berharap kondisi dapat segera normal kembali," katanya.
Lanjut dia, dari pemantauan yang dilakukan pada Rabu (18/6) pukul 15.00 WITA di area Bandara I Gusti Ngurah Rai, tidak ditemukan adanya abu vulkanik. Dengan adanya kondisi itu operasional penerbangan berjalan normal.
”Informasi ini diperkuat dengan pemberitahuan berupa NOTAMN (notice to airmen) Nomor A1704/25 NOTAMC A1420/25 yang menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai beroperasi dengan normal (normal operation)," tegasnya.
Selain itu, pelayanan kepada calon penumpang yang terdampak masih dilakukan oleh para maskapai.
Beberapa maskapai telah menyampaikan pembatalan dan mengatur ulang pemberangkatan atau pengajuan refund melalui email, sehingga calon penumpang tidak perlu datang ke bandara.
”Namun demikian, untuk memfasilitasi penumpang yang sudah berada di bandara, kami tetap menyediakan helpdesk untuk melayani proses pengembalian dana (refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengaturan rute ulang (re-route). Kami juga menyediakan air mineral dan beberapa area di bandara yang dapat digunakan untuk beristirahat atau meletakkan barang-barang," pungkasnya.***