RadarBuleleng.id – Gubernur Bali, Wayan Koster turut menghadiri perayaan ulang tahun ke-3 Jawa Pos TV Bali yang digelar Selasa (8/7/2025).
Dalam momen spesial tersebut, Koster menyampaikan dukungannya terhadap eksistensi media di Bali, khususnya media televisi yang kini kian mendapat ruang siar lebih luas berkat pembangunan tower pemancar Turyapada di Buleleng.
“Dengan hadirnya Turyapada Tower, kita bisa mengatasi blank spot siaran televisi yang selama ini jadi kendala, terutama di wilayah Bali Utara,” kata Koster dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi tidak bisa bekerja sendiri dalam menyebarkan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Sinergi dengan media, menjadi kunci untuk menyampaikan program-program strategis pemerintah secara luas dan akurat.
“Selamat ulang tahun Jawa Pos TV Bali. Mari kita tingkatkan kolaborasi. Banyak sekali program Pemprov Bali yang sedang berjalan, dan itu perlu disampaikan secara masif kepada publik,” ujarnya.
Koster juga menyoroti pentingnya peran media arus utama dalam menjaga kualitas informasi di tengah banjir konten digital dan media sosial. Ia berharap media dapat menjadi benteng penyaring informasi agar publik tidak mudah terpapar hoaks.
“Teman-teman media punya tanggung jawab besar untuk menyajikan informasi yang kredibel dan mencerahkan. Itu bagian dari edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Koster membeberkan progres pembangunan Turyapada Tower di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Saat ini tower tersebut sudah menjalin kerja sama dengan sembilan stasiun televisi dari target total 29 saluran.
“Kalau semua media televisi dan radio sudah terhubung ke Turyapada, maka tower-tower pemancar lain yang kini berdiri semrawut akan kita bongkar. Lingkungan jadi lebih rapi dan tertata,” tegasnya.
Tak sekadar sebagai menara pemancar, Turyapada Tower juga dirancang sebagai destinasi wisata baru yang diklaim bakal mengungguli menara Eiffel di Paris. Menara ini dibangun di ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut, dengan tinggi struktur mencapai 115 meter. Dari puncaknya, pengunjung bisa menikmati panorama Bali Utara, Barat, hingga Selatan.
“Indah sekali. Turyapada Tower akan menjadi ikon wisata baru kelas dunia. Target kami, akhir 2026 sudah mulai beroperasi,” ungkap alumnus ITB asal Desa Sembiran, Buleleng ini.
Saat ini, pembangunan Turyapada Tower masih dalam tahap penyelesaian infrastruktur tahap kedua dan ditarget rampung pada Agustus 2026. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya