Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Karena Tak Lengkapi Administrasi Pribadi, Empat Polisi di Gianyar Dihukum Push-Up

Ida Bagus Indra Prasetia • Kamis, 17 Juli 2025 | 20:05 WIB

 

Empat anggota polisi diminta push up karena melanggar administrasi pribadi.
Empat anggota polisi diminta push up karena melanggar administrasi pribadi.

Radarbuleleng.jawapos.com- Empat anggota Polres Gianyar terpaksa menjalani hukuman fisik berupa push-up usai kedapatan melanggar aturan kedinasan dalam kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar di Lapangan Apel Polres Gianyar, Selasa (15/7/2025).

Kegiatan yang digelar oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Gianyar itu dipimpin langsung oleh Kasi Propam IPTU A.A. Gede Indrawan, dan menyasar sejumlah aspek kedisiplinan, mulai dari sikap tampang, kerapian seragam, kelengkapan kendaraan dinas, hingga administrasi pribadi seperti KTP, SIM, KTA, dan NPWP.

“Tujuan kegiatan ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan internal agar anggota tetap disiplin dan profesional,” ujar IPTU Indrawan di sela kegiatan.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak empat personel terjaring pelanggaran ringan karena tidak membawa kelengkapan administrasi pribadi, seperti SIM dan KTP.

Sebagai konsekuensi, mereka diberi teguran lisan serta hukuman fisik berupa push-up di tempat sebagai bentuk pembinaan langsung.

Sementara itu, pengecekan terhadap senjata api inventaris menunjukkan kondisi senjata, amunisi, dan magazen berada dalam keadaan lengkap dan terawat.

Pemeriksaan ponsel anggota juga tidak menemukan indikasi keterlibatan dalam aktivitas ilegal seperti judi online maupun pinjaman online ilegal.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma menegaskan, Gaktibplin adalah bagian penting dalam menjaga integritas dan profesionalitas anggota Polri, terutama dalam masa Operasi Patuh Agung 2025.

“Kedisiplinan bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral sebagai pelindung dan pelayan masyarakat,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, pembinaan ini harus dipahami sebagai langkah penguatan internal agar setiap personel siap secara mental, fisik, dan administratif dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.***

Editor : Donny Tabelak
#Operasi patuh agung #Gaktibplin #polres gianyar #judi online #push-up #penegakan ketertiban #pinjaman online ilegal #propam