Radarbuleleng.jawaposcom- PLN UID Bali mengingatkan masyarakaat untuk mewaspadai adanya penipuan perekrutan karyawan yang mengatasnamakan PLN di Bali.
Hal ini setelah sebuah informasi beredar secara daring dari orang perorang terkait adanya lowongan test masuk untuk bekerja di PLN UID Bali.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto menegaskan bahwa PLN UID Bali belum melakukan perekrutam karyawan sepanjang tahun ini.
Jika pun ada, maka perekrutan dilakukan langsung oleh BUMN, dan tidak dilakukan langsung oleh PLN UID Bali sendiri.
”Kami menghimbau masyrakat untuk melihat di update di media sosial resmi kami. Bahwa tidak ada rekrutan baru," katanya kepada media di Denpasar, Rabu (23/7).
Pada informasi yang beredar, penipu membeberkan informasi melakukan perekrutan untuk PLN Group dari tingkat SMA hingga S1 di tahun 2025.
Bagi mereka yang lolos tahap administrasi maka berhak mengikuti uji selanjutnya yang akan digelar pada Minggu (27/7), di PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali.
Informasi menyesatkan ini pun memakan cukup banyak korban. Bahkan ada korban yang rela datang ke Bali dari provinsi lain di NTT dan NTB untuk mengikuti test abal-abal tersebut.
Setibanya di PLN UID Bali, mereka kaget karena baru mengetahui jika PLN tak pernah melakukan perekrutan pegawai.
Pada upaya penipuan itu, pelaku menjanjikan para peserta yang mengikuti tahapan seleksi akan mendapat fasilitas dari PT PLN (Persero).
Fasilitas tersebut berupa transportasi dan akomodasi (penginapan dan komsumsi).
Nahasnya lagi, para korban diminta untuk menanggung sendiri biaya akomodasi dan nantinya akan diganti kembali.
”Hal itu tidak mungkin keterlibatan orang dalam. Karena punishment yang merusak citra perusahaan itu tidak main-main. Kalau ketahuan resikonya pecat. Tapi ini pun bisa dijadikan pelajaran," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak