Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster Minta Kampus Perkuat Pendidikan Karakter. Ingin Orang Bali Jujur dan Ulet

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 31 Juli 2025 | 00:24 WIB

 

Gubernur Bali, Wayan Koster
Gubernur Bali, Wayan Koster

RadarBuleleng.id – Gubernur Bali Wayan Koster menyoroti mulai lunturnya nilai-nilai kejujuran yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Bali. 

Saat bertemu dengan para rektor dari 28 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jayasabha pada Selasa (29/7/2025), Koster menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang berpijak pada kearifan lokal dan karakter asli orang Bali.

Menurutnya, orang Bali sejak dulu dikenal sebagai pribadi yang jujur dan ulet. Namun belakangan, ia melihat nilai kejujuran mulai tergerus oleh zaman. 

"Karakteristik orang Bali mulai terdegradasi. Sifat ulet masih ada, tapi kejujuran menurun. Sudah ada yang mulai korup, nakal, dan meminta sesuatu yang bukan haknya," tegas Koster di hadapan para akademisi.

Ia menilai, degradasi karakter itu menjadi alasan utama pembangunan SDM Bali perlu diarahkan kembali pada nilai-nilai luhur lokal. Salah satunya lewat peran strategis pendidikan tinggi. 

"Kalau tidak segera dibenahi, jati diri nak Bali (orang Bali) bisa hilang. Padahal itu kekuatan utama kita," imbuhnya.

Koster mencontohkan, transmigran asal Bali sering kali berhasil di tanah rantau karena mengandalkan keuletan dan kejujuran dalam bekerja. 

Bahkan, para terapis Bali selalu mendapat pujian dari wisatawan mancanegara karena cepat beradaptasi, tekun, dan tidak mudah menyerah.

"Kalau kita kembali pada jati diri sebagai orang Bali yang jujur dan ulet, saya yakin tidak akan ada yang korupsi. Saya bahkan sempat mengecek, sekarang sudah mulai banyak orang Bali yang terjerat kasus hukum, baik karena korupsi maupun narkoba," ungkap pria asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Karena itu, mantan anggota DPR RI ini menekankan pentingnya pendidikan karakter. Menurutnya, ke depan orang Bali tidak cukup hanya pintar secara akademis, tapi juga harus menjadi orang yang baik. 

"Pendidikan tinggi harus jadi garda depan membentuk generasi yang cerdas sekaligus berintegritas," tandas Koster. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gubernur #bali #sdm #Transmigran #perguruan tinggi #jujur #wayan koster #akademisi #narkoba #ulet #korup #jati diri #masyarakat #korupsi #buleleng #rektor #kejujuran