Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral, Ratusan Remaja Terlibat Balap Liar di Jembatan Merah

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 13 Agustus 2025 | 17:05 WIB
Pembubaran aksi balap liar di kawasan PKB Kabupaten Klungkung, Minggu (10/8) lalu.
Pembubaran aksi balap liar di kawasan PKB Kabupaten Klungkung, Minggu (10/8) lalu.

Radarbuleleng.jawapos.com- Polres Klungkung rutin melakukan pemantauan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Kabupaten Klungkung lantaran kerap digunakan sebagai tempat balap liar.

Meski terus diawasi, ternyata tidak membuat aksi balap liar di kawasan tersebut berhenti.

Di mana baru-baru ini, viral sebuah video merekam pelaku dan penonton balap liar di kawasan tersebut yang kabur kucar-kacir ketika didatangi personel Polres Klungkung.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Untung Laksoni, Selasa (12/8) menuturkan pembubaran aksi balap liar yang dilakukan personel Polres Klungkung itu berlangsung Minggu (10/8) sore.

Pembubaran itu berawal adanya laporan jika terdapat seratus lebih remaja berkumpul di kawasan Jembatan Merah PKB untuk melakukan aksi balap liar.

Mendapat laporan tersebut, personel langsung meluncur ke lokasi. Melihat adanya keberadaan personel Polres Klungkung mendatangi Jembatan Merah, ratusan lebih remaja itu langsung kabur melarikan diri.

”Karena ramai sekali saat itu (remaja yang berkumpul dan kabur, Red) tidak ada yang bisa diamankan,” ungkapnya.

Diungkapkannya, remaja yang melakukan aksi balap liar di Jembatan Merah PKB ini penuh dengan persiapan agar tidak tertangkap saat ketahuan beraksi.

Mereka memanfaatkan drone untuk memantau keberadaan pihak polisi di kawasan PKB, Kabupaten Klungkung.

Tidak sampai di sana, mereka juga memiliki tim untuk memantau kegiatan Pam (Pasukan Pengamanan Masyarakat) pihak kepolisian.

Yang mana mereka akan melakukan aksi balap liar ketika pihak kepolisian dirasa tengah sibuk dan kurang memantau aktivitas di Jembatan Merah.

”Mereka tahu polisinya lagi banyak Pam dan menyalurkan beras Bulog. Mereka memantau kegiatan polisi dari medsos kami,” katanya.

Dalam mencegah terjadinya aksi balap liar di kawasan PKB, menurutnya pihak Polres Klungkung tidak hanya melakukan patroli tetapi juga pemasangan barrier.

Namun dikatakannya banyak barrier milik Polres Klungkung yang hilang padahal telah diisi pemberat yang akan menyulitkan seseorang memindahkan benda tersebut.

”Kami juga telah dua kali bersurat ke Pemkab Klungkung untuk pengadaan portal dipasang di pintu masuk kawasan PKB, tetapi belum terealisasi,” tandasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#balap liar #Pusat Kebudayaan Bali #polres klungkung