Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Amor ing Acintya. Kebakaran Rumah di Jembrana Bali, Seorang Lansia jadi Korban

Muhammad Basir • Jumat, 15 Agustus 2025 | 14:31 WIB

 

KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api sekaligus mengevakuasi seorang lansia yang menjadi korband alam insiden kebakaran rumah di Jembrana, Bali.
KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran memadamkan api sekaligus mengevakuasi seorang lansia yang menjadi korband alam insiden kebakaran rumah di Jembrana, Bali.

RadarBuleleng.id - Tragedi kebakaran melanda sebuah rumah satu kamar di Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

Seorang lansia menjadi korban jiwa dalam insiden tragis yang terjadi pada Rabu (13/8/2025) malam. 

Lansia itu diketahui bernama Made Sami, 75, warga setempat. Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar.

Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Jembrana, I Made Leo Agus Jaya mengungkapkan, kebakaran terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WITA. 

Begitu menerima laporan, tiga unit armada pemadam langsung dikerahkan. Saat tiba di lokasi, api sudah hampir padam karena warga lebih dulu berusaha memadamkannya. Petugas kemudian melakukan pendinginan di area yang terbakar.

“Warga sekitar sempat memadamkan api, tetapi api cepat membesar dan menghanguskan rumah,” ujarnya.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Ni Ketut Sutarmi, 65, tetangga korban. 

Saat memasak di dapur, tiba-tiba listrik rumahnya padam. Ia keluar untuk mengecek meteran listrik dan melihat kobaran api di rumah kecil berukuran 2 x 3 meter, sekitar 20 meter dari rumahnya. 

“Rumah itu khusus dibuat untuk paman pemilik rumah,” ungkapnya.

Sutarmi berteriak meminta bantuan warga. Tak lama, sejumlah warga berdatangan dan berupaya memadamkan api sambil menghubungi petugas damkar. 

Sayangnya, pintu rumah terkunci dari dalam sehingga evakuasi korban baru bisa dilakukan setelah api benar-benar padam. 

Korban ditemukan terbaring di tempat tidur dalam kondisi mengenaskan, seluruh tubuhnya terbakar.

Diketahui, Made Sami adalah paman dari pemilik rumah. Sehari-hari ia tinggal sendiri karena tidak memiliki istri. 

Kondisi fisiknya lemah dan hanya bisa berjalan sambil berpegangan pada tembok. Bahkan, dua hari terakhir sebelum kejadian, ia tak pernah keluar rumah.

Jenazah korban kemudian dibawa ke bale sari. Hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas I Mendoyo memastikan korban meninggal akibat terbakar, tanpa tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menolak otopsi dan mengikhlaskan kepergiannya.

Dari hasil olah TKP awal, tim identifikasi Polres Jembrana menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. “Penyelidikan dari kepolisian, kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” tegas Leo. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#korban #bali #kebakaran #rumah #api #jembrana #lansia #pemadam kebakaran #damkar #kamar