Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Korban Jiwa Akibat Bencana di Bali Terus Bertambah. Dua Orang Lansia di Gianyar Tewas Tertimpa Reruntuhan

Ida Bagus Indra Prasetia • Kamis, 11 September 2025 | 14:43 WIB

 

EVAKUASI: Petugas dari BPBD Gianyar berusaha mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
EVAKUASI: Petugas dari BPBD Gianyar berusaha mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

RadarBuleleng.id – Korban jiwa akibat bencana yang terjadi di Bali pada hari raya Pagerwesi, Rabu (10/9/2025), terus bertambah.

Di Kabupaten Gianyar, hujan lebat yang mengguyur sejak Selasa (9/9/2025) memicu bencana tanah longsor dan banjir. 

Musibah ini merenggut dua nyawa warga lanjut usia (lansia) dan merendam puluhan rumah.

Korban pertama, Ni Made Rupet, 87, warga Desa Lebih. Dia tewas gegara tembok rumahnya roboh. Tembok menimpa korban yang sedang terlelap. 

Peristiwa serupa juga dialami Ni Made Latip, 75, warga di Desa Temesi. Ia tak sempat menyelamatkan diri ketika tembok rumahnya runtuh diterjang longsor.

Selain memakan korban jiwa, longsor dan banjir juga menimbulkan kerusakan di sejumlah titik. 

Di Desa Mas, rumah milik Wayan Budiasa porak-poranda tertimbun material. Beruntung, ia berhasil dievakuasi warga ke rumah tetangga. 

Sementara di lokasi lain, genangan banjir memaksa puluhan keluarga mengungsi ke kantor desa untuk mencari tempat aman.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Gianyar bergerak cepat turun ke lapangan. Sekda Gianyar Gusti Bagus Adi Widya Utama alias Gusti Bem, Ketua DPRD, Kapolres AKBP Chandra C. Kesuma, hingga perwakilan TNI ikut meninjau lokasi bencana. 

Mereka menyerahkan bantuan sembako serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehadiran kami di sini untuk memastikan penanganan berjalan maksimal,” tegas Kapolres Chandra. 

Ia juga mengingatkan warga agar tetap waspada mengingat intensitas hujan masih tinggi. 

“Segera laporkan jika ada tanda-tanda kerawanan, agar bisa diantisipasi lebih cepat,” imbaunya.

Sekda Gianyar Gusti Bem menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus digerakkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #longsor #hari raya #sembako #mengungsi #gianyar #lansia #hujan #tanah longsor #bencana #pagerwesi #banjir