Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster Rancang Tarif Murah untuk Angkutan Umum Rute Singaraja-Denpasar

Eka Prasetya • Senin, 29 September 2025 | 01:43 WIB
BUS LISTRIK: Gubernur Bali, Wayan Koster (kiri) saat menerima hibah bus listrik dari Korea Selatan.
BUS LISTRIK: Gubernur Bali, Wayan Koster (kiri) saat menerima hibah bus listrik dari Korea Selatan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Gubernur Bali, Wayan Koster, tengah merancang angkutan umum untuk rute Singaraja menuju Denpasar, dan sebaliknya.

Keberadaan angkutan umum tersebut diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat Buleleng menuju Denpasar.

Hal itu juga diharapkan dapat memecah kepadatan yang selama ini terpusat di kawasan Bali Selatan.

Demikian disampaikan Gubernur Koster saat mengunjungi Turyapada Tower di kawasan Desa Pegayaman, pada Sabtu (28/9/2025).

Dalam kunjungan itu, Koster menyatakan pemerintah tengah berupaya meningkatkan infrastruktur jalan di Buleleng.

Salah satunya adalah menuntaskan jalur shortcut yang menghubungkan Kota Singaraja dengan Denpasar.

Ia menargetkan jika infrastruktur jalan itu sudah tuntas seluruhnya pada tahun 2029. Termasuk titik 11 dan titik 12.

Adapun titik 11 dan titik 12 merupakan titik tambahan. Lokasi itu akan membentang dari Desa Padangbulia menuju Desa Ambengan di Kecamatan Sukasada.

Apabila seluruh infrastruktur itu selesai, maka ia berencana menyediakan angkutan umum dari Singaraja menuju Denpasar.

“Rencana saya, menyiapkan bus transportasi dari Singaraja ke Denpasar. Bolak-balik, makan waktu 1,5 jam,” kata Koster.

Dengan pola tersebut, masyarakat Buleleng yang bekerja di Denpasar, bisa menerapkan pola komuter.

Artinya, mereka akan tetap tinggal di Buleleng. Selanjutnya mereka berangkat bekerja ke Denpasar menggunakan angkutan umum.

Setelah tuntas, masyarakat akan pulang kembali ke Buleleng dengan menggunakan angkutan yang sama.

Kan bisa berangkat jam 06.00 pagi. Sampai Denpasar, jam 07.30 sudah masuk kantor atau kuliah. Malam balik, tidak perlu kost lagi,” katanya.

Adapun bus yang dirancang menghubungkan Singaraja dengan Denpasar merupakan bus listrik.

“Nanti ada subsidi supaya murah. Transportasi publik, pasti subsidi,” demikian Koster. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gubernur #bali #pegayaman #infrastruktur #angkutan #subsidi #koster #wayan koster #jalan #denpasar #murah #shortcut #Bali selatan #turyapada tower #komuter #buleleng #Singaraja #angkutan umum