RadarBuleleng.id – Tradisi Nyepi Segara kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian Karya Ngusaba Alit Jagat Nusa Penida yang dipusatkan di Pura Penataran Ped.
Tahun ini, nyepi segara berlangsung mulai Selasa (7/10/2025) pukul 06.00 hingga Rabu (8/10/2025), dengan puncak acara bertepatan pada Purnama Kapat, Senin (6/10/2025).
Selama pelaksanaan Nyepi Segara, seluruh aktivitas di perairan Nusa Penida akan dihentikan total, termasuk layanan penyeberangan dari dan menuju wilayah tersebut.
“Termasuk KMP Nusa Jaya Abadi yang bersandar di Pelabuhan Padangbai juga tidak melayani penyeberangan selama sehari,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Gusti Gede Gunarta.
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki keperluan mendesak ke Nusa Penida agar menyesuaikan jadwal perjalanan.
Sementara itu, Panitia Karya Ngusaba Alit Jagat Nusa Penida, Si Nyoman Sukarta menjelaskan, Nyepi Segara merupakan bagian penting dari upacara Ngusaba Alit.
Salah satu rangkaian acaranya adalah menghaturkan banten pakelem ke hadapan Ida Sang Hyang Kala Sunya, sebagai simbol permohonan Tirta Amerta atau air kehidupan yang diyakini berada di dasar samudra.
“Pada saat prosesi pembuatan Tirta Amerta, lautan harus dalam keadaan tenang. Untuk itu, umat Hindu se-Kecamatan Nusa Penida melaksanakan Nyepi Segara, yakni tidak melakukan aktivitas apa pun di laut selama sehari penuh,” jelasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya