Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mahasiswa Unud Ulah Pati di Kampus, BEM-DPM Kawal Penyelidikan Polisi

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 22 Oktober 2025 | 23:06 WIB

 

TEMUI POLISI: BEM dan DPM Universitas Udayana mendatangi Polda Bali, memberikan dukungan untuk transparansi penyelidikan peristiwa ulah pati yang terjadi di kampus Unud.
TEMUI POLISI: BEM dan DPM Universitas Udayana mendatangi Polda Bali, memberikan dukungan untuk transparansi penyelidikan peristiwa ulah pati yang terjadi di kampus Unud.

RadarBuleleng.id - Peristiwa ulah pati yang menimpa mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra masih menjadi sorotan publik. 

Menyikapi hal itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Udayana turun langsung mendatangi Polda Bali, Selasa (21/10/2025).

Dalam kunjungan itu, Presiden Mahasiswa BEM Unud I Wayan Arma Surya Darmaputra, Wakil Presiden I Ketut Indra Adiyasa, dan Ketua Komisi II DPM I Kadek Rici Wirda Prayoga, menyerahkan surat dukungan kepada kepolisian agar mengusut tuntas penyebab meninggalnya almarhum TAS.

Kehadiran perwakilan mahasiswa diterima oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy. 

Dalam pertemuan tersebut, kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan masih dalam tahap pendalaman. 

Polda Bali terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak untuk memastikan penyebab pasti peristiwa itu.

“Kami berkomitmen melakukan penyelidikan sesuai prosedur dan berdasarkan fakta di lapangan, agar kebenaran dan keadilan bisa terungkap secara jelas,” ujar Kombes Ariasandy.

Presiden BEM Unud menegaskan, pertemuan tersebut merupakan langkah awal mahasiswa dalam mengawal proses hukum dan memastikan seluruh informasi yang beredar bersumber dari data yang akurat. 

“Kami berharap penyelidikan berjalan transparan dan sesuai prosedur. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami untuk mencegah peristiwa serupa terulang di lingkungan kampus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) yang juga anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, turut mendatangi pihak rektorat guna meminta kejelasan atas peristiwa ini. Ia menyoroti banyaknya informasi simpang siur yang beredar di media sosial.

Rai Mantra menjelaskan, pihak kampus telah menurunkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPKPT), yang bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk melakukan investigasi serta pendampingan bagi mahasiswa.

“Universitas sudah bergerak cepat, bahkan melibatkan tim dari kementerian untuk memastikan proses investigasi dan pemulihan berjalan menyeluruh. Ini penting, karena bisa saja ada korban-korban lain yang belum terungkap,” ujarnya.

Isu perundungan yang diduga berkaitan dengan kasus ulah pati TAS juga menjadi perhatian serius. 

Beberapa pihak disebut telah meminta maaf setelah melakukan tindakan perundungan atau bullying di luar kampus. 

Namun, Rai Mantra mengingatkan agar tidak muncul gelombang ‘balas membully’ yang justru dapat memicu korban baru.

“Mungkin ada yang sudah minta maaf, tapi jangan sampai muncul pembullyan baru. Itu justru berpotensi menimbulkan korban lain. Kita harus hati-hati, jangan melawan bullying dengan bullying baru,” tegasnya.

Ia berharap seluruh civitas akademika Unud menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting untuk menjaga lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. 

“Ke depan, jangan sampai perundungan menjadi penyebab munculnya lagi tindakan ulah pati di kampus,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #UNUD #mahasiswa #hukum #data #ulah pati #Presiden Mahasiswa #dpd ri #polda bali #universitas udayana #Ikayana #bem #FISIP