Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Viral! Tiga Remaja Mabuk Buat Onar. Rusak Fasilitas di Pasar Seni Sukawati

Ida Bagus Indra Prasetia • Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:53 WIB
AMPUNG BANG JAGO: Sejumlah pemuda yang mabuk dan merusak fasilitas di Pasar Seni Sukawati.
AMPUNG BANG JAGO: Sejumlah pemuda yang mabuk dan merusak fasilitas di Pasar Seni Sukawati.

RadarBuleleng.id - Aksi tak pantas dilakukan oleh tiga orang remaja di Pasar Seni Sukawati Blok A, Gianyar, Bali. Aksi mereka viral di media sosial. 

Dalam kondisi mabuk setelah menenggak arak, mereka berbuat onar hingga merusak sejumlah fasilitas umum dan berguling di lobi pasar pada Selasa (21/10/2025) dini hari.

Ketiga pelaku berinisial IPA, 17; FW, 16; dan KDA, 16. Seluruhnya berasal dari Desa Sukawati. 

Kini mereka sudah mendapat pembinaan dari perangkat desa dan pihak kepolisian.

Kejadian berlangsung pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Setelah menenggak arak, ketiganya nongkrong di tangga Blok A Pasar Seni Sukawati. 

Dalam pengaruh alkohol, FW dan KDA mulai bertingkah. Mereka menendang banner petunjuk arah, mencabut lampu tangga, hingga melempar sejumlah fasilitas pasar. Sementara IPA merekam aksi rusuh itu menggunakan ponsel.

Video tersebut awalnya dibagikan di grup WhatsApp, lalu menyebar luas hingga viral di berbagai platform media sosial. 

Peristiwa itu baru terungkap pada Kamis (23/10/2025) pagi setelah ramai dibicarakan warganet atau netizen.

Mengetahui ulah warganya menjadi sorotan publik, Pemerintah Desa Sukawati bergerak cepat. 

Pada Kamsi (23/10/2025) pukul 07.30 WITA, Perbekel Sukawati, I Dewa Gede Dwi Putra memimpin pertemuan pembinaan bersama para pelaku, disaksikan oleh Kepala Pasar Seni Sukawati Anak Agung Wibawa Putra, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta orang tua masing-masing remaja.

Dalam forum itu, ketiga remaja mengakui kesalahannya, menyampaikan penyesalan, dan meminta maaf kepada pengelola pasar. 

Permintaan maaf diterima dengan catatan mereka menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Permintaan maaf diterima dengan syarat mereka menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan serupa. Jika kejadian terulang, proses hukum akan diberlakukan,” ujar salah satu perangkat desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar, AA Suryadi Putra, membenarkan adanya insiden tersebut. 

Ia menegaskan bahwa kerusakan di pasar tidak terlalu parah, namun peristiwa itu menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama keluarga.

“Kami minta bantuan orang tua agar ikut membina di rumah. Kami di pasar juga meningkatkan pengawasan. Harapannya, viralnya kejadian ini bisa menjadi efek jera bagi anak-anak,” kata Suryadi.

Sebagai langkah antisipasi, pengelola Pasar Seni Sukawati akan memperketat pengamanan dan melakukan patroli rutin pada malam hari agar kejadian serupa tak terulang. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #mabuk #viral #babinsa #kepolisian #Pasar Seni Sukawati #pasar #hukum #orang tua #sukawati #bhabinkamtibmas #gianyar #remaja #perangkat desa #pelaku #arak #media sosial