RadarBuleleng.id - Aksi pencurian yang menyasar tempat ibadah kembali terjadi di Bali.
Pura Desa di Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, menjadi target terbaru.
Sejumlah pis kepeng atau uang kepeng bolong kuno milik pura raib dicuri. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan para pengempon pura ke Polsek Kediri pada Selasa (9/12/2025).
Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana membenarkan laporan tersebut. “laporan sudah kami terima sekitar pukul 10.00 WITA dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Kasus ini pertama kali diketahui oleh warga setempat, I Made Gunastra, sekitar pukul 09.00 WITA.
Saat datang ke Pura Desa Kaba-kaba untuk mebanten, ia melihat ceniga dari ental berserakan di halaman pura.
Merasa janggal, saksi kemudian membereskannya dan menaruh ceniga itu ke dalam lemari di belakang piasan pura.
Baca Juga: TPA Suwung Ditutup, Pemkot Denpasar Kebut Mitigasi Penanganan Sampah
Namun begitu membuka lemari, Gunastra dikejutkan oleh hilangnya ceniga berisi uang kepeng yang sebelumnya tersimpan di dalamnya.
Kondisi lemari tidak terkunci. Ditambah lagi kuncinya sudah rusak. Ia pun segera menginformasikan temuan tersebut kepada pengempon pura.
“Setelah dicek, benar sejumlah uang kepeng kuno milik Pura Desa hilang dicuri,” jelas Kompol Sukadana.
Barang-barang yang hilang termasuk delapan ceniga berisi total 728 kepeng, 16 anak ceniga berisi 512 kepeng, empat tamiang berisi 216 kepeng, serta 16 gerentengan dengan total 384 kepeng.
Semua benda sakral itu sebelumnya masih utuh dan tersimpan rapi saat terakhir dicek pada 29 November, usai perayaan Kuningan.
Hasil olah TKP menunjukkan pelaku diduga leluasa mengambil barang-barang tersebut karena lemari penyimpanan tidak dalam kondisi terkunci.
“Akibat kejadian ini, pengempon pura mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta,” pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya