Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster Luncurkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Infrastruktur Transportasi di Sarbagita jadi Prioritas

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 24 Desember 2025 | 14:42 WIB

 

BICARA PEMBANGUNAN: Gubernur Bali, Wayan Koster
BICARA PEMBANGUNAN: Gubernur Bali, Wayan Koster

RadarBuleleng.id - Gubernur Bali, Wayan Koster resmi menandai dimulainya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125. 

Hal itu terungkap dalam sebuah acara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, Senin (22/12/2025). 

Dokumen strategis tersebut menjadi kompas pembangunan Bali selama satu abad ke depan, dengan fokus utama pada penataan infrastruktur dan sistem transportasi modern yang berkualitas.

Dalam pemaparannya, Koster menegaskan ambisi besar Pemprov Bali untuk membangun dan menata moda transportasi darat, laut, dan udara secara terintegrasi. 

Salah satu proyek yang disiapkan adalah pengembangan Autonomous Rail Transit (ART) di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) sebagai solusi transportasi massal ramah lingkungan.

Penataan infrastruktur dan transportasi tersebut dinilai sangat strategis untuk meningkatkan layanan publik, memperkuat daya saing pariwisata, mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus menekan laju migrasi penduduk ke Bali Selatan. 

“Tidak ada kemajuan ekonomi daerah tanpa didukung pembangunan infrastruktur dan transportasi yang memadai dan berkualitas,” tegas Koster.

Sejumlah proyek infrastruktur strategis pun disiapkan, mulai dari pembangunan jalan lingkar Bali, jalan silang yang menghubungkan wilayah tengah, hingga pengembangan pelabuhan dan dermaga di Bali Barat, Utara, Timur, dan Selatan. 

Seluruh pengembangan moda transportasi tersebut diarahkan agar ramah lingkungan, tangguh, dan berkelanjutan.

Haluan Pembangunan Bali ini disebut sebagai tonggak penting untuk menata arah pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi. 

Dokumen tersebut wajib menjadi acuan seluruh penyelenggara pemerintahan serta pemangku kepentingan di Bali.

Selain infrastruktur, Koster juga menekankan kebijakan tegas dalam mempertahankan lahan pertanian dan mengendalikan alih fungsi serta alih kepemilikan lahan produktif. 

Langkah ini dipandang krusial untuk menjaga keseimbangan alam, melindungi ruang hidup krama Bali, serta menjamin keberlanjutan pangan dan lingkungan, baik secara sekala maupun niskala.

Arah kebijakan lainnya meliputi pelestarian dan pemuliaan alam Bali melalui perlindungan kesucian gunung, laut, dan danau, pengendalian alih fungsi lahan, pelarangan aktivitas yang merusak ekosistem, hingga penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

“Saya akan melakukan penertiban dan bersih-bersih secara tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang merusak alam Bali. Pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian Bali,” ujar Koster.

Di bidang ekonomi dan kebudayaan, Haluan Pembangunan Bali diarahkan pada transformasi perekonomian melalui konsep Ekonomi Kerthi Bali, yang berbasis sumber daya lokal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Peresmian Haluan Pembangunan Bali Masa Depan ini dihadiri Wakil Gubernur Bali, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bali, Forkopimda, Ketua TP PKK Provinsi Bali, bupati/wali kota se-Bali, pimpinan DPRD kabupaten/kota, perwakilan instansi pusat, perguruan tinggi, serta undangan lainnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Pemprov Bali #infrastruktur #gubernur bali #sarbagita #wayan koster #pariwisata #transportasi #migrasi #ekonomi #haluan pembangunan bali #bali era baru