RadarBuleleng.id - Setelah dua pekan dipadati lalu lintas kendaraan dan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk mulai kembali normal, Minggu (4/1/2026).
Pada puncak arus balik libur panjang, Sabtu (3/1/2026), situasi pelabuhan terpantau kondusif tanpa kemacetan maupun antrian panjang kendaraan.
Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk sejak Minggu (4/1/2026) pagi hingga siang menunjukkan area parkir pelabuhan relatif lengang.
Kendaraan yang hendak menyeberang dapat langsung masuk antrian menuju kapal. Arus penyeberangan didominasi kendaraan kecil roda empat dengan nomor polisi luar Bali.
Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menyebut volume kendaraan dan penumpang yang keluar-masuk Bali sudah menurun signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi ini menandai berakhirnya masa padat angkutan Nataru.
“Libur Nataru sudah berakhir, lalu lintas penyeberangan mulai normal,” jelas Didi.
Ia menjelaskan, arus balik kendaraan yang keluar Bali pasca libur panjang terakhir terjadi pada Minggu kemarin, dengan puncaknya berlangsung sehari sebelumnya.
Pada Sabtu (3/1/2026), volume kendaraan dan penumpang yang menyeberang tercatat paling tinggi, sementara pada Minggu jumlahnya sudah jauh berkurang.
Pada puncak arus balik tersebut, tercatat sebanyak 31.362 orang keluar Bali dengan total 8.011 unit kendaraan. Rinciannya, sepeda motor 2.795 unit, kendaraan roda empat 3.381 unit, bus 343 unit, dan truk 1.492 unit.
Sementara itu, jumlah penumpang dan kendaraan yang masuk Bali tercatat lebih sedikit.
Total penumpang yang masuk Bali mencapai 28.487 orang dengan 7.575 unit kendaraan, terdiri dari sepeda motor 3.120 unit, kendaraan roda empat 2.699 unit, bus 354 unit, dan truk 1.402 unit.
Didi menambahkan, selama periode angkutan libur panjang Nataru, operasional penyeberangan lintas selatan Bali berjalan lancar. Tidak terjadi antrian panjang kendaraan hingga keluar area parkir pelabuhan.
“Selama angkutan Nataru lancar, tidak ada antrean kendaraan yang lama dan panjang,” ungkapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya